Korban selamat tersebut, Tolim (35) warga Desa Kasri RT 7 RW 2 Kecamatan Buluwang Kabupaten Malang.
Tolim terseret arus sungai saat mengemudikan truk menuju tempat penampungan pasir. Namun, naas arus sungai terlampau deras, hingga truk terseret arus Sungai Lesti. Truk terguling dan terseret hingga sejauh 200 meter, beruntung para Penambang pasir berhasil menolong Tolim.
"Tolim selamat dan kini sedang menjalani perawatan karena mengalami luka ringan," kata Kepala markas PMI Kabupaten Malang Sugeng Pritanto, Rabu (12/12/2007).
Banjir dan tanah lomngosr di Kabupaten Malang merendam ratusan rumah di 12 desa. Tim Satlak Penanggulangan Bencana (PB) terus melakukan upaya evakuasi korban ke daerah yang aman serta mendirikan tenda-tenda pengungsian.
Banjir di Malang disebabkan intensitas hujan selama dua hari terakhir relatif tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Menurut ramalan Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi dan Mitigasi Geofisika (BMG) Karangploso Intensitas hujan tahun ini
diperkirakan lebih tingi dibandingkan musim hujan tahun lalu.
"Peningkatan intensitas hujan itu akan terus terjadi sampai pertengahan Januari 2008, dan diatas tanggal 10 Januari akan semakin tinggi," jelas Antoyo.
Intensitas hujan, kata Antoyo, meningkat siginifikan selama dua hari ini mencapai lebih dari 15 milimeter. Sedangkan 8 hari kedepan, jika perhitungan akumulasi curah hujan sudah melebihi batas 70 milimeter, maka dia berharap semua pihak harus waspada bencana banjir dan tanah longsor.
"Itu hanya luapan air Sungai Konto yang setiap tahun terjadi. Kami sudah salurkan karung sak berisi pasir dan sesek agar air tidak sampai masuk lebih dalam ke rumah warga," kata Dedy Sandria saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
(bdh/bdh)










































