Ruas jalan yang dipenuhi lumpur, bebatuan serta kayu hutan, siang ini sudah dipindahkan ke pinggir oleh petugas Tahura R Soerjo dengan 1 unit back hoe. Beberapa jenis kendaraan juga sudah bisa melintas dari arah Kota Batu menuju Mojokerto dan sebaliknya.
"Bebatuan besar dan lumpur sudah bisa dihilangkan. Tapi secara umum baru siang ini bisa dilewati, meski sedikit licin jika hujan turun," kata petugas Tahura R Soerjo, Supono, kepada detiksurabaya.com, Minggu (23/12/2007).
Meski jalur yang terputus bisa dibrsihkan, namun petugas Tahura R Soerjo masih sibuk membersihkan tebing dari bebatuan besar, yang rawan longsor. Sayangnya, petugas sedikit mengalami kesulitan mengangkut bebatuan besar, karena medan yang curam dan minimnya peralatan.
Untuk itu, pengelola Tahura R Soerjo melarang kendaraan umum, terutama jenis kendaraan berpenumpang banyak melintas di kawasan ini saat hujan. "Selain curam dan banyak tikungan, juga rawan longsor," kata Supono.
Sejak luapan lumpur menerjang Porong, Sidoarjo, banyak kendaraan pribadi dari arah Surabaya maupun Mojokerto, yang melintas di kawasan ini, dengan tujuan Malang. Terlebih saat libur panjang menjelang tahun baru ini.
Bagi anda yang akan menuju Batu, Malang dengan melintasi kawasan ini, tidak ada salahnya anda tetap menjaga kewaspadaan. Terutama saat hujan tiba. Selain jalan penuh kelokan dan licin, jalur ini juga dinyatakan rawan longsor.
(bdh/bdh)











































