"Jelas-jelas Setyo Hartono TNI aktif, kenapa lolos tahap pencalonan. Apalagi dia terbukti palsukan surat Dephan sampai dia dihukum mutasi. KPU jangan arogan!," bentak salah satu anggota tim Sowan, Yudhi Madjid pada anggota KPUK, Sabtu (15/12/2007).
Tim Sowan menuntut KPU menggugurkan Letkol Setyo Hartono sebagai cawabup Bojonegoro mendampingi Suyoto, Ketua DPW PAN Jatim. Sebab, proses pengunduran diri Setyo Hartono ke Departemen Pertahanan (Dephan) dinilai cacat hukum.
"KPU lemah, buta hukum. Kami tidak akan tinggal diam, tunggu nanti apa yang akan kami lakukan," ancam Yudhi Madjid.
Tidak dijelaskan apakah ancaman itu berupa unjuk rasa lagi atau tidak. Namun, Senin (17/12/2007) lusa mereka akan melaporkan KPUK Bojonegoro pada Menteri Pertahanan di Jakarta melalui kuasa hukum Ruhut Sitompul and Associates.
Usai menemui tim Sowan, 5 orang anggota KPUK langsung menggelar rapat pleno. Rapat dilaksanakan tertutup dan dipekirakan berlangsung hingga menjeleng sore.
Sedangkan seribuan massa pro Sowan kemudian bubar dari kantor KPUK Bojonegoro di jalan Gajah Mada. Maka akses jalan jurusan Surabaya-Bojonegoro yang sebelumnya ditutup sudah dibuka kembali.
(bdh/bdh)











































