Titik api pemicu kebakaran, berasal dari sebuah warung nasi milik Arif, di bagian selatan pasar. "Kalau dari informasi yang kami dapatkan, titik api disebabkan adanya gangguan arus pendek listrik," kata Camat Kabuh, Masduki.
Akibat kebakaran ini, sebagian warga dibantu polisi dan TNI segera membantu memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Polisi dan TNI cepat berada di lokasi.
Kurang dari 1 jam sejak kobaran api mulai menyebar, 2 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Jombang, datang ke lokasi. Kedua unit mobil lalu berhasil melokalisasi titik kobaran api, sehingga tidak menghanguskan semua bangunan.
Tercatat sebanyak 13 bangunan toko permanen dan sekitar 50 lapak tempat pedagang, hangus terbakar. Sebagian isi toko, masih bisa diselamatkan para pemiliknya. "Data sementara sejumlah itu," tegas Masduki.
Beberapa saat setelah api bisa dipadamkan, petugas Polsek Kabuh segera memasang police line di sekitar bangunan pasar yang terbakar.
Sejauh ini belum diketahui, apakah Laboratorium Forensik Cabang Surabaya, akan didatangkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran atau tidak.
(bdh/bdh)











































