Setyo Hartono Diduga Palsukan Surat Ditjen Pothan

Pilkada Bojonegoro

Setyo Hartono Diduga Palsukan Surat Ditjen Pothan

- detikNews
Jumat, 14 Des 2007 17:36 WIB
Bojonegoro - Trik dan intrik licik Letkol Setyo Hartono dalam proses pencalonan dirinya sebagai cawabup Bojonegoro dibeber oleh tim Santoso-Budi Irawanto (Sowan). Tim Sowan menyerahkan bukti baru pada KPU Kabupaten Bojonegoro berupa salinan surat dari Kepala Biro Umum Departemen Pertahanan yang menerangkan bahwa Setyo Hartono telah memalsukan surat Ditjen Potensi Pertahanan (Pothan).

Surat rahasia nomor R/474/XII/2007 tertanggal 11 Desember 2007 itu ditanda-tangani oleh Brigjen Darmadi, Kepala Biro Umum mewakili Sekretariat Jenderal Dephan. Dijelaskan bahwa Letkol Setyo Hartono telah merekayasa surat izin Ditjen Pothan yang ditanda-tangani Laksamana Fajar Sampurno, terkait pencalonan Letkol Setyo Hartono sebagai cawabup Bojonegoro.

Rekayasa itu dengan cara memalsukan kop surat Ditjen Pothan, tanda-tangan pejabat Ditjen Pothan, dan stempel jabatan Ditjen Pothan. Akibatnya, Letkol Setyo Hartono menjalani pemeriksaan dan menerima sanksi administrasi berupa dikembalikan ke TNI AD, walau masih pada tahap proses.

"Bukti ini sangat kuat membuktikan bahwa Setyo Hartono cacat dalam proses pencalonannya. KPU harus meninjau ulang, bahkan mencabut penetapan Setyo Hartono sebagai cawabup Bojonegoro," jelas Yudhi Madjid, anggota tim Sowan pada detiksurabaya.com usai menyerahkan barang bukti surat pada KPUK Bojonegoro, Jumat (14/12/2007).

Yudhi menambahkan, selain pemalsuan surat, Letkol Setyo Hartono tidak memproses surat pengunduran dirinya sebagai TNI aktif ke Mabes TNI. Sehingga proses pencalonan Hartono dianggap cacat hukum. Setelah menerima barang bukti dari tim Sowan, KPUK tidak langsung memberi tanggapan. Dengan alasan menunggu rapat pleno KPU.

"Salinan surat dari Dephan sudah kami terima dan kami simpan dulu. Nanti keputusannya menunggu hasil rapat pleno bersama Pak Masjkur (Ketua KPUK) yang sedang dalam perjalanan pulang dari kantor Dephan Jakarta," jelas Moh Zainuddin Ashari, anggota KPUK Divisi Logistik yang menemui tim Sowan.

Ditengah suhu politik pasca Pilkada Bojonegoro yang makin panas, untunglah situasi kemanan tetap terkendali. Pantauan detiksurabaya.com di kantor KPUK jalan Gajah Mada, Bojonegoro pukul 16.30 WIB tampak lengang. Namun, 1 peleton pasukan Brimob tetap menghiasi kantor KPUK untuk mengantisipasi adanya demo susulan.
(bdh/bdh)
Berita Terkait