Crash Team Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh mencoba memadamkan api yang terus berkobar dari badan pesawat dan mengevakuasi korban selamat. Korban selamat dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Rachman Saleh untuk mendapatkan perawatan. Mereka mengalami cidera dan luka serius.
Eits... Anda jangan salah sangka dulu. Karena peristiwa tersebut, adalah bagian dari simulasi penanganan kecelakaan pesawat yang dilakukan crash team Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh. Simulasi ini akan dijadikan prosedur tetap penanganan kecelakaan pesawat di sejumlah Pangkalan Udara di Jawa Timur.
"Latihan simulasi penanganan kecelakaan pesawat ini penting untuk mengasah keterampilan personel," kata Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh Letkol (Pnb) Ismet Ismaya Saleh kepada wartawan.
Simulasi yang melibatkan sekitar 150 personel yang berasal dari TNI AU, Dinas Perhubungan serta paramedia dari sejumlah Rumah Sakit di Malang.
Sebelum pesawat jatuh, pilot pesawat sempat melaporkan kepada petugas Bandara Abdulrachamn Saleh telah terjadi kerusakan pada mesin kanan pesawat. Throttle cable putus sehingga mesin tidak bekerja. Dalam sekejap pesawat langsung menghujam ke tanah.
Sedangkan, sekitar pukul 17.50 WIB, sebuah pesawat hercules A 1306 juga mengalami hydrolic lost yang menyebabkan pesawat tidak terkendali. Pilot melakukan hard landing dan pesawat patang jadi dua. Korban tewas sebanyak 14 orang, sedangkan 45 penumpang lainnya selamat dan sebagian mengalami luka serius.
(bdh/bdh)











































