Massa Unjukrasa Sedikit, Polisi Tarik Pasukan

Pilkada Bojonegoro

Massa Unjukrasa Sedikit, Polisi Tarik Pasukan

- detikNews
Jumat, 14 Des 2007 12:16 WIB
Bojonegoro - Kota Bojonegoro kembali tenang, pasalnya aksi unjukrasa besar-besaran yang akan dilakukan oleh massa pro Santoso-Budi Irawanto (Sowan) tidak terbukti. Pengunjuk rasa yang datang ke kantor di Jalan Gajah Mada tersebut hanya berjumlah 30 orang.

Melihat massa yang datang hanya sedikit orang, polisi kemudian menarik sebagian anggota pasukannya. Kendaraan water cannon milik Polda Jatim dan dua kendaraan lapis baja yang terparkir di depan kantor tersebut kembali ke Markas Polres Bojonegoro.

30 orang massa yang mengatasnamakan Forum Lintas Ormas Peduli Bojonegoro (FLOPB) ini menyatakan pendaftaran calon wakil bupati (Cawabup) Setyo Hartono mengandung unsur ke bohongan publik. Dan menimbulkan persoalan hukum yang meresahkan masyarakat.

M Nasir koordinator aksi saat diterima oleh anggota KPUK Bojonegoro Moh Zainuddin Ashari mengatakan, pencalonan Setyo Hartono itu ilegal. Pihaknya juga memberi waktu dua hari untuk melakukan klarifikasi publik tentang proses pencalonan Setyo Hartono.

"Kalau klarifikasi publik tidak dilaksanakan kita menuntut KPU agar menunda pelaksanaan penghitungan rekapitulasi suara sampai persoalan Setyo benar-benar jelas dan ada ketetapan hukum," katanya.

Jika tuntutan mereka tidak dikabulkan, pihaknya, kata Nasir, akan membawa massa yang lebih besar dari sekarang.

Sementara itu anggota KPUK Bojonegoro Moh Zainuddin Ashari kepada
perwakilan pengunjukrasa mengatakan, pihaknya tidak bisa memberi jawaban karena menunggu delegasi KPUK Bojonegoro M Masjkur dan M Abdim Munib (Anggota KPUK Divisi Hukum) kembali dari Jakarta untuk klarifikasi ke Dephan.

"KPU akan gelar rapat pleno dulu untuk menentukan sikap Bojonegoro tentang persoalan pencalonan Setyo Hartono," tandasnya. (wln/fat)
Berita Terkait