"Gubernur sudah terbitkan SK bahwa hari ini libur lokal terkait dengan Pilkada. Makanya warga diberi kesempatan luas untuk menggunakan hak pilihnya," kata anggota KPU Kabupaten Bojonegoro M. Abdim Munib pada detiksurabaya.com, Senin (10/12/2007).
Keputusan libur lokal itu membuat suasana Bojonegoro pagi ini relatif lengang dibanding hari biasa di jam yang sama. Tiap sekolah disemua jenjang libur, demikian juga kantor pemerintahan, instansi swasta dan pabrikan juga libur.
Hal ini berpengaruh terhadap aktifitas perekonomian. Pantauan detiksurabaya.com di Pasar Kota mendapati hanya sebagian kecil pedagang yang tetap berjualan, itupun kebanyakan hanya pedagang sayuran. Kawasan pertokoan dan swalayan tidak dijubali dengan para pembeli.
Arus lalu-lintas tampak lengang karena warga lebih memilih untuk tetap tinggal dirumah. Bahkan banyak yang enggan untuk pergi ke tempat pemungutan suara (TPS) lebih awal.
TPS Kelurahan Jetak, Bojonegoro contohnya. Sampai saat ini baru menyerahkan 8 lembar kartu suara pada warga untuk dicoblos dalam bilik suara. Beberapa warga lain yang datang ke TPS lebih senang duduk di kursi tunggu sambil ngobrol dengan tetangga mereka, belum sampai meminta kartu suara pada petugas TPS.
Nyoblos nanti saja Mas, siang-siangan 'kan ndak masalah," cetus Pujiono, seorang warga Jetak.
Untuk pemilihan bupati ini, KPUD menyiapkan 2.181 TPS yang tersebar di 430 Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Bojonegoro, termasuk 3 TPS khusus di rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan.
Sedangkan jumlah pemilik hak suara sebanyak 994.052 yang hari ini diperebutkan oleh 3 pasangan cabup-cawabup.
3 Pasangan cabupĀ itu yaitu, pasangan Talhah (Wabup sekarang)-Tamam Syaifudin (Ketua DPRD), Santoso (Bupati sekarang)-Budi Irawanto (Ketua DPC PDIP Bojonegoro), dan Suyoto (Ketua DPW PAN Jatim)-Setyo Hartono (perwira menengah TNI di Dephan).
(bdh/bdh)











































