Peristiwa menghebohkan ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (1/12/2007). Saat ini dari 28 santri yang dirawat, 17 orang diantaranya sudah diperbolehkan pulang. Sementara 11 orang lainnya masih menjalani perawatan di puskesmas karena kondisi para santri ini masih lemah.
Awal mula Keracunan ini diketahui dari seorang santri yang bernama Siti Anisah. Siti mengalami lemas dan muntah-muntah setelah makan rujak mangga muda. Namun tidak berapa lama kemudian beberapa santri lainnya juga datang dengan kondisi yang sama. Kondisi Siti waktu dibawa ke puskesmas dalam kondisi lemas dan muntah-muntah.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Nanang Hari P saat dikonfirmasi detiksurabaya.com menyatakan, sampel makanan para santri saat ini sedang diperiksa di laboratorium. Pihaknya kata Nanang menduga keracunan ini disebabkan karena kondisi lingkungan yang tidak sehat misalnya para santri ini mengkonsumsi air yang kotor.
"Keracunan disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi. Sampelnya masih kita cek. Karena makanan para santri yang keracunan beragam. Dugaan kita karena air yang mereka konsumsi," pungkasnya.
(wln/bdh)











































