"Dalam seminggu, sudah ada 6 pasien yang harus dirawat intensif karena positif AIDS," kata Kepala Klinik Voluntary Counselling and Testing (VCT) RSUD dr Subandi Jember, dr Justina Evy jum'at (30/11/2007).
Keenam warga Jember itu, lanjut dr Evi, datang ke klinik VCT Jember dalam kondisi stadium 3. Mereka masih lemah dan karenanya harus dirawat inap di RSUD dr Subandi. Keenam warga Jember pengidap HIV/AIDS yang terdiri dari 3 orang laki-laki dan 3 orang perempuan.
"Usianya memang masih muda. Antara 20 sampai 35 tahun. Pekerjaan mereka ada bekerja swasta di Bali, PSK dan ada juga pemakai narkoba jarum suntik,"tambah Evi. Enam orang itu terinfeksi penyakit berbahaya itu lewat hubungan seksual dan jarum suntik narkoba.
Dalam bulan November ini, klinik VCT RSUD dr Subandi merawat 9 pasien HIV AIDS. 6 pasien menjalani rawat inap dan 3 pasien menjalani rawat jalan. Salah satu pasien yang menjalani rawat jalan dan konseling adalah seorang ibu rumah tangga di Jember. Ibu tersebut divonis terkena positif HIV AIDS akibat transfusi darah sekitar tiga tahun silam.
"Bulan Maret lalu sakit dan pada awal bulan ini datang ke kita ternyata positif HIV AIDS," jelas Evy.
(bdh/bdh)











































