Tak Juga Meletus, Status Gunung Kelud Diturunkan

Tak Juga Meletus, Status Gunung Kelud Diturunkan

- detikNews
Kamis, 29 Nov 2007 23:34 WIB
Kediri - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kamis (29/11/2007) pada pukul 18.00 WIB secara resmi menurunkan status Gunung Kelud dari siaga (level III) ke waspada (level II).

Meski telah turun status, PVMBG tetap merekomendasikan warga tidak melakukan aktifitas dalam radius 1,5 KM dari danau kawah yang sekarang ditutupi kubah lava.

Penurunan status ini dilakukan PVMBG setelah tidak lagi menemukan adanya rekaman gempa vulkanik dangkal maupun vulkanik dalam. Begitu juga pemamtauan secara devormasi yang juga tak lagi menemukan adanya inflasi maupun devlasi dari tubuh Gunung Kelud.

"Secara umum berarti tidak ada lagi akumulasi energi yang berpotensi untuk menjadi letusan besar," kata Kepala PVMBG Surono saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (29/11/2007).

Surono juga menjelaskan jika penurunan status ini PVMBG masih merekomendasikan adanya larangan beraktifitas dalam radius 1,5 KM. Hal ini dilakukan karena potensi hembusan asap bertekanan dan temperatur tinggi masih bisa terjadi. Selain itu potensi kemunculan gas beracun dan letusan freatik masih tetap tinggi.

Mengenai masih adanya leleran dan lontaran lava pijar seiring pertumbuhan kubah lava yang masih terus terjadi, Surono juga meminta agar warga mematuhi rekomendasi dari PVMBG tersebut.

Sementara ketika ditanya mengenai standar pemantauan terhadap Gunung Kelud, Surono mengatakan jika PVMBG masih menerapkan 'standart baku' pengawasan dalam status siaga.

"Jika dalam status siaga kami menempatkan pejabat dan ahli, dalam status waspada pemantauan dilakukan dengan standar baku siaga. Bentuknya kami akan menempatkan ahli saja, tanpa menempatkan pejabat dari PVMBG," jelas Surono.

Penurunan status Gunung Kelud ternyata belum dibarengi dengan rencana penyaluran sisa bantuan yang saat ini masih menumpuk di gudang Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) Kabupaten Kediri.

Satlak PB masih akan melakukan rapat koordinasi dengan Satuan Koordinsai Pelaksana (Satkorlak) PB Provinsi Jawa Timur, dan Badan SAR Nasional (Basarnas).

"Kita belum dapat lakukan apapun soal sisa bantuan. Saat ini kita masih menunggu untuk mengadakan rapat koordinasi dengan Satkorlak Provinsi dan Basarnas," kata Ketua Bidang Penerangan Satlak PB Kabupaten Kediri, Sigit Raharjo saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (29/11/2007).

Sigit juga belum bisa menjelaskan apakah nantinya sisa bantuan tersebut akan disalurkan ke warga masyarakat atau diuangkan kembali dan hasilnya masuk ke kas daerah.

(gik/gik)
Berita Terkait