Tanaman padi kini rata-rata berusia antara 2 minggu hingga 1 bulan. Pada masa pertumbuhan itu padi sangat membutuhkan banyak air, sementara hujan yang sesekali turun hanya cukup untuk menutup kembali tanah rekah akibat kemarau panjang musim lalu.
"Padi saya ini sudah 3 minggu. Tapi hujan masih jarang. Akibatnya, batang tanaman jadi kuning dan layu," keluh Sukardi, seorang petani Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Kamis (29/11/2007).
Keluhan petani ini sudah disampaikan pada petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Namun, sejauh ini belum ada tanggapan atau solusi yang diberikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro.
"Kami sudah mendapat laporan dari PPL. Memang ini fenomena alam, jadi sulit disiasati dengan teknologi pertanian apapun," kata Parwoto, Kepala Dinas Pertanian saat dihubungi detiksurabaya.com.
Dijelaskan Parwoto, lokasi pertanian pada 12 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro adalah sawah tadah hujan. Maka sedikitnya 1.500 hektar tanaman padi terancam mengalami kekeringan atau puso jika dalam 2 pekan ke depan tidak banyak turun hujan.
"Ya, semoga saja dalam 2 minggu ini sering hujan. Kalau sekarang tanaman padi masih bisa bertahan. Petani jangan terlalu khawatir," tambahnya.
Dinas Pertanian Bojonegoro menargetkan produksi gabah mencapai 700 ribu ton pertahun. Yaitu dari lahan pertanian seluas 150 ribu hektar, baik sawah tadah hujan maupun irigasi. (fat/fat)











































