Gus Ipul, SB dan HB X Jalan Sehat Bareng di Jember

Gus Ipul, SB dan HB X Jalan Sehat Bareng di Jember

- detikNews
Minggu, 25 Nov 2007 12:15 WIB
Jember - Kabupaten Jember hari ini benar-benar bertabur bintang. Eit, tapi bukan bintang sinetron. Namun mereka adalah para politikus dan tokoh organisasi kemasyarakatan.
Mereka adalah Ketua Umum GP Ansor Saifullah Yusuf, Gubernur Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Sutrisno Bachir (SB).

Ketiga tokoh nasional ini mengikuti jalan santai yang digelar GP Ansor Jember di alun-alun Kota Jember, Minggu (25/11/2007) pagi. Sementara Ketua PP Muhammadiyah, Dien Syamsuddin menggelar dialog dengan tokoh masyarakat di Pendopo Kabupaten Jember.

Isu pemilihan presiden dan gubernur mencuat dalam kedua acara tersebut. Gus Ipul, HB X dan SB, nampak kompak dan saling menggojlok dalam acara tersebut. SB menggojlok HB tentang HB yang namanya disebut-sebut akan turut dalam Pilpres 2009.

"Sultan sudah teruji sebagai pempimpin karena beliau keturunan raja," kata SB. Sultan hanya tersenyum mendengarkan gojlokan SB. Meski banyak disebut oleh partai politik sebagai salah satu calon yang akan ikut meramaikan Pilpres 2009, Sultan tidak mau menanggapi hal itu.

"Belum ada nama yang disebut dari Partai Golkar. Secara pribadi saya juga tidak diberitahu. Kalau mereka mau menyebut nama itu sah-saha saja," kata Sultan. Namun yang pasti, tegas Sultan, saat ini dirinya masih menjadi Gubernur DIY sehingga tidak mau mengurusi Pilpres dulu. "Usulan calon itu harus dari bawah, bisa dari tingkat II. Dan saya setuju pemilihan nama itu melalui konvensi karena akan memilih pemimpin, kalau dengan sistem survei bukan memilih pemimpin," tegasnya.

Sementara itu, Gus Ipul menampik jika kedatangan dirinya dan dua tokoh politik di Jember dianggap sebagai safari politik. "Saya hanya mengundang mereka dan kita melakukan seruan moral untuk berjalan bersama. Kalau ada yang menafsirkan lain, silahkan saja," kata Gus Ipul.

Menurutnya lebih bagus jika para pemimpin itu melangkah bersama karena persamaan hati dan pikiran. "Tidak ada safari atau yang lainnya. Ini hanya spontanitas saja dan ternyata teman-teman (SB dan HB) mendukung," tegasnya.

Selain itu Gus Ipul juga menampik jika kebersamaan mereka sebagai salah satu langkahnya untuk melaju dan pemilihan gubernur Jawa Timur. "Saya masih belum tetapkan. Seperti bermain sepakbola, saya ini pemain cadangan kalau ada pemain yang terluka maka saya ikut main," contohnya.

Gus Ipul mengaku hingga saat ini memang ada beberapa partai yang melamarnya sebagai calon pemimpin Jatim seperti PAN. Namun dirinya masih belum menjawab lamaran tersebut. "Kita masih berhitunglah," jawabnya.

Sementara itu, Dien Syamsuddin juga enggan menanggapi namanya yang muncul dalam konvensi Golkar. "Itu sah-sah saja. Tetapi saya masih memimpin Muhammadiyah dan harus melaksanakan amanat Muktamar Malang dan seandainya MUhammadiyah mengizinkan saya juga masih mikir-mikir apakah bisa menang," katanya. (gik/gik)
Berita Terkait