Bunuh diri yang juga mengakibatkan kematian istri Iyon, Ita Kuromah (26) dan Bima Irfansyah (2) anaknya tersebut bermotif rasa cemburu buta Iyon.
Iyon curigai Ita melakukan perselingkuhan dengan tetangganya. Hal ini terbukti dalam surat wasiat yang ditinggalkan pasangan muda tersebut.
Dalam surat wasiat tersebut menunjukan adanya sura perjanjian setia antara Iyon dan Ita yang ditandatangani oleh keduanya.
"Secara jelas saya belum mengetahui isinya karena belum menerima limpahan dari bagian Reskrim. Tapi informasi yang saya terima, surat wasiat tersebut berisikan perjanjian saling setia antara suami istri tersebut," jelas Kompol Suparno, Kabag Binamitra Polres Tulungagung, kepada wartawan yang menemuinya di Mapolres Tulungagung, Jumat (23/11/2007).
Suparno juga menjelaskan jika adanya surat wasiat tersebut menjadi jawaban mengenai motif kenekatan pasangan muda tersebut dalam melakukan bunuh diri bersama.
Namun Suparno juga mengatakan saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya bunuh diri bersama dengan menenggak racun tikus ini.
Suparno menjelaskan, bunuh diri bersama ini kuat dugaan sudah direncanakan secara matang. Hal ini dibuktikan dengan ditemukanya bungkusan racun tikus dalam jumlah yang besar di dalam rumah korban.
"Jadi selain menemukan satu bungkus yang sudah terbuka, polisi juga menemukan 18 bungkus lain yang masih utuh dan disimpan di atas lemari. Kuat dugaan bunuh diri sudah direncanakan secara matang," imbuh Suparno.
Barang bukti lain yang juga ditemukan Polisi hasil dari olah TKP di rumah korban selain racun tikus dan surat wasiat, adalah 1 pakaian balita yang merupakan pakaian dari Bima Irfansyah, 1 lembar kain selimut yang ada bercak muntahan, satu piring lengkap dengan nasi dan sendoknya, yang disuga merupakan alat yang digunakan untuk meneggak racun.
Sementara itu penemuan surat wasiat yang bersisikan surat perjanjian antara Iyon dan Ita juga dibenarkan salah satu kerabat Ita, yaitu Mutik (41). Dia mengatakan, ketika pertama kali melihat korban berjatuhan di lantaia rumahnya, di samping tubuhnya ada 2 lembar kertas yan berisikan wasiat terakhir.
"Saya tidak tahu pasti isinya, tapi kemarin sempat melihat sebentar dan sepertinya surat perjanjian setia, yang ditanda tangani oleh iyon dan Ita," kata Mutik saat ditemui seusai proses pemakaman Ita dan Bima. (mar/mar)











































