Takut Kabur, Suami Ita Dipasung

Sekeluarga Minum Racun Tikus

Takut Kabur, Suami Ita Dipasung

- detikNews
Jumat, 23 Nov 2007 12:10 WIB
Tulungagung - Muhammad Iyon (28) salah satu korban yang masih hidup karena menenggak racun tikus saat ini dipasung di ruang ICU RSUD Dr Iskak.

Dari pantauan detiksurabaya.com, kedua kaki dan tangan suami dari almarhum Ita (26), diikat dengan kain yang dililitkan di sisi-sisi tempat tidur.
Hal itu terpaksa dilakukan oleh tim medis karena Iyon berusaha melarikan diri, meski kondisinya masih kritis. Iyon sudah sadarkan diri beberapa waktu yang lalu. Meski sudah siuman, namun tim medis belum melakukan komunikasi."Tim medis terpaksa mengikat kedua kaki dan tangannya karena saat sadar, korban langsung berontak serta berusaha melarikan diri meski kondisinya masih kritis," kata Kepala Humas RSUD Dr Iskak, Okky kepada wartawan saat berada di rumah sakit, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo Tulungagung, Jumat (23/11/2007).

Dijelaskan oleh Okky, Iyon memasuki fase atropinisasi atau fase yang biasa terjadi pada kasus keracunan. Yang berakibat suhu badan tinggi dan pupil mata melebar.

Untuk mengatasi hal itu, tim medis saat ini memberikan obat sulfas atropinin untuk meredam rasa sakitnya, 2 ampul setiap 5 menit. Diharapkan dengan pengobatan ini akan berangsur-angsur membaik. Namun hal itu juga tergantung seberapa banyak dan lamanya racun merasuk dan bercampur dengan darah korban.

Sementara dari hasil laboratorium, racun yang sudah di tubuh korban termasuk jenis organo fosfat yang diindikasikan mengandung arsenic yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.Sebelumnya, isteri dan anaknya, Ny Ita dan Bimo sudah dimakamkan pemakamam umum setempat. (fat/fat)
Berita Terkait