Lava Pijar Terus Keluar dari Kubah Lava Kelud

Lava Pijar Terus Keluar dari Kubah Lava Kelud

- detikNews
Jumat, 16 Nov 2007 20:07 WIB
Lava Pijar Terus Keluar dari Kubah Lava Kelud
Blitar - Status Gunung Kelud telah turun dari status awas ke siaga pada 8 oktober lalu, namun aktivitas vulkaniknya masih terus berjalan. Gumpalan asap masih membubung tebal dari atas kubah lava yang berwarna hitam. Bahkan lava pijar terlihat terus keluar menetes. Itulah gambaran Aktivitas Gunung Kelud saat ini, seperti dituturkan Igi Moyan (25t), staf Humas Pemkab Blitar yang nekat melakukan pendakian ke kawah Gunung Kelud, Jumat (15/11/2007). Igi nekat melakukan pendakian ke kawah Gunung kelud untuk membuktikan keberadaan kubah lava yang muncul pada saat status awas beberapa minggu lalu. Menurutnya kondisi sangat mencekam saat memasuki terowongan Ampera (salah satu pembuangan air danau kawah) yang berjarak kira-kira 50 meter dari kawah. Hampir setiap menit terjadi dentuman keras dari tengah kubah lava, "kerasnya dentuman tersebut mirip dengan suara guntur yang menggelegar," Ungkapnya pada detiksurabaya.com. Kerasnya dentuman tersebut juga dibarengi dengan keluarnya lava pijar yang memerah, lelehannya serta longsoran kubah mengalir ke danau kawah. "Saya pun tertegun saat melihat aktifitas vulkanik tersebut. Kecemasan menyelimuti perasaan saya serasa dag...dig...dug, jantung pun seakan berdetak lebih cepat dari biasanya, sehingga membuat saya tidak betah untuk berlama-lama di puncak kawah. Saya berada di puncak Kawah tak lebih dari 15 menit saja, takut," ungkapnya. Jika selama ini banyak orang menganggap bahwa kubah lava merupakan batu besar, ternyata hanya sebuah gundukan pasir hitam legam. Suhu disekitar danau kawah masih terasa cukup dingin, burung-burung masih berterbangan serta suara hewan masih nyaring terdengar. "Saat terjadi dentuman butiran-butiran pasir tersebut sesekali longsor, hingga memenuhi danau kawah," tuturnya. Igi menambahkan, tinggi kubah lava saat dilihat siang tadi hanya sekitar 20 meter saja, tidak seperti yang diberitakan beberapa media bahwa tinggi kubah lava mencapai 200 meter. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebenarnya masih menyatakan daerah dengan radius 3 km dari kawah kelud terlarang bagi siapapun. Sebab aktifitas Gunung Kelud yang tidak menetu dikhawatirkan bisa melontarkan material lava pijar. "Setelah melakukan negosiasi dengan beberapa penjaga di depan Pos pantau Gunung Kelud di Dusun Margomulyo akhirnya saya pun berhasil masuk melewati daerah terlarang tersebut, sehingga sampai di puncak Kelud," ungkap Igi mengakhiri ceritanya. Foto: Diambil Jumat (15/11/2007) pukul 14.00 WIB oleh Igi Moyan staf Humas Pemkab Blitar. (bdh/bdh)
Berita Terkait