Ditinggal Bayar Cukai, Uang Rp 20 Juta di Mobil Amblas

Ditinggal Bayar Cukai, Uang Rp 20 Juta di Mobil Amblas

- detikNews
Kamis, 15 Nov 2007 14:47 WIB
Bojonegoro - Nasib sial dialami H Radin. Uangnya Rp 20 juta amblas digondol rampok saat ditinggal membayar cukai rokok di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPBC) Jalan Tengku Umar, Bojonegoro, Kamis (15/11/2007).Kawanan perampok nekat beraksi di halaman parkir KPBC yang berseberangan dengan Kantor Samsat di jalan Basuki Rahmad Bojonegoro. Pelaku yang masih dalam pengejaran polisi ini menggasak uang Rp 20 juta yang berada di dalam mobil H Radin dengan cara memecahkan kaca pintu sisi kiri depan.Sebelumnya, warga Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro itu merasa diamati oleh seorang yang bergelagat mencurigakan saat mengambil uang di BCA Bojonegoro. "Saya tahu ada pria terus mengamati saya di BCA. Tapi saya tidak begitu jelas ciri-cirinya," kata H Radin padadetiksurabaya.com.Pemilik Pabrik Rokok (PR) 45 Jaya itu sebelumnya mencairkan uang Rp 40 juta dari BCA. Sampai di KPBC, dia mengambil Rp 20 juta untuk dibayarkan sebagai pembelian cukai rokok. Sedangkan sisanya Rp 20 juta tertinggal dalam tas di mobil Suzuki Baleno nopol D 1374 ET."Rp 20 juta yang buat bayar cukai saya kantongi dan mau saya bayarkan ke kasir KPBC. Terus saya mau ambil dokumen dalam tas yang tertinggal di mobil. Ternyata kaca pintu sudah pecah dan tas sudah hilang," ungkap H Radin.Selain uang tunai Rp 20 juta, dalam tas yang digasak perampok itu terdapat buku Bank BCA, Danamon, Panin dan BNI atas nama H Radin serta surat-surat penting lainnya. Aksi perampokan terjadi begitu cepat sampai tidak banyak orang yang tahu."Saya terima laporan, langsung datang ke TKP bersama anggota Reskrim untuk olah TKP. Memang kaca pintu kiri depan pecah. Perkiraan sementara jumlah pelaku 2 orang atau lebih," jelas Kompol Hadi Suryo, Kabag Bina Mitra Polres Bojonegoro.Polisi akan minta keterangan beberapa saksi untuk penyidikan kasus perampokan yang kerap terjadi atas nasabah bank yang baru mencairkan uangnya. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait