Ribuan Warga Serbu Pengeboran Amerada Hess
Kamis, 15 Nov 2007 11:21 WIB
Gresik - Agaknya peresmian eksplorasi minyak Amerada Hess (Indonesia-Pangkah) Ltd terganggu, Kamis (15/11/2007). Sebab, ribuan warga dari 3 desa di kawasan Gresik menyerbu lokasi pengeboran minyak itu.Warga itu berasal dari Desa Manyarrejo, Desa Sidomukti dan Desa Sidorukun. Mereka menuntut perusahaan itu memberi kompensasi bagi masyarakat yang ada di lingkungan eksplorasi dengan memberikan pemberdayaan pada masyarakat (community development).Ribuan masyarakat ini long march dari Masjid Desa Sidomukti Gresik ke kawasan Industri Maspion Gresik di kawasan Manyar. Aksi ini membuat kawasan Pantura yang menghubungkan Gresik dengan Lamongan dan Bojonegoro terganggu. Warga bahkan sempat mencopoti spanduk ucapan selamat datang Menteri ESDM di pintu gerbang kawasan industri tersebut.Aksi unjukrasa warga ini dilatarbelakangi kekecewaan warga pada manajemen Amerada Hess (Indonesia-Pangkah) Ltd, yang dianggap kurang aspiratif pada warga. Beberapa kali warga meminta bantuan pada perusahaan tersebut namun manajemen tidak begitu peduli.Ratusan polisi disiagakan untuk mengamankan aksi tersebut. Menurut polisi warga melakukan aksi sejak pukul 09.00 WIB. "Sekarang warga menuju ke kantor PT Hess" kata Bripka Wito kepada detiksurabaya.com.Rencananya Amerada Hess (Indonesia-Pangkah) Ltd akan diresmikan hari ini. Menteri EDSM Purnomo Yusgiantoro akan meresmikan pengeboran perusahaan eksplorasi asal Amerika tersebut.
(mar/mar)











































