Keracunan Jamur, 2 Keluarga Dilarikan ke Rumah Sakit
Selasa, 13 Nov 2007 16:21 WIB
Pacitan - Ini peringatan bagi yang suka mengonsumsi jamur. Apalagi jika asalnya sembarangan. Gara-gara keracunan cendawan, enam orang warga Dusun Gading Desa Karangnongko Kecamatan Kebonagung Kabupetan Pacitan, Jawa Timur terpaksa menjalani rawat inap di Rumah Sakit Daerah (RSD) Pacitan. Peristiwa yang menimpa dua keluarga dekat tersebut berawal dari ditemukannya jamur jerami yang tumbuh dekat kandang ternak milik Gunanto, (35), warga setempat. Merasa senang mendapat bahan lauk pauk, ayah satu anak itu langsung mengambil hingga satu tas plastik penuh. Dia lalu minta ibunya memasak bahan makanan itu untuk menu makan malam. Namun hanya selang beberapa menit sejak menyantap makanan kesukaannya, Gunanto merasa mual dan muntah-muntah. Lantaran kondisi tubuhnya semakin lemas, Gunanto dan keluarganya segera dilarikan ke rumah sakit. Hal serupa juga dialami istri Gunanto dan ibunya serta satu keluarga lain yang ikut kebagian menu khas itu. "Biasanya kami sekeluarga juga tidak apa-apa setelah makan jamur jerami," terang Gunanto ditemui detiksurabaya.com di ruang Melati, RSD Pacitan, Selasa (13/11/2007). Untungnya, mereka langsung dapat ditangani petugas rumah sakit sehingga nyawa keenamnya dapat diselamatkan. Saat berita ini diturunkan kondisi mereka kian membaik. Rencananya dalam waktu satu dua hari mereka diizinkan pulang. "Kalau terlambat ditangani dampaknya bisa fatal. Bahkan kemungkinan terburuk sampai meninggal dunia," kata salah seorang perawat.Layaknya ketika mulai musim penghujan tiba, banyak tumbuh jamur di sekitar pekarangan. Meski demikian tidak semua jenis aman dikonsumsi. Ada sebagian yang bisa dimakan namun banyak jenis pula yang mengandung racun. Untuk itu warga harus selektif memilih agar peristiwa keracunan serupa tidak terulang.
(mar/mar)











































