Stres Dituduh Menghamili, Suparlan Gantung Diri

Stres Dituduh Menghamili, Suparlan Gantung Diri

- detikNews
Selasa, 13 Nov 2007 14:40 WIB
Nganjuk - Nasib naas menimpa Suparlan (25), warga Dusun Gobangkerep, Tarokan, Kabupaten Kediri. Dia nekat bunuh diri setelah mengalami depresi akibat dituduh melakukan perbuatan cabul hingga korbannya hamil.Korban ditemukan pertama kali oleh ayahnya, Selasa (13/11/2007) pukul 01.30 WIB, di halaman belakang rumahnya. Ayah korban mengaku curiga setelah mencium aroma obat serangga dari kamar korban. "Tadi malam bapak mencium aroma obat serangga, setelah dilihat ke dalam ternyata obatnya sudah tumpah. Lalu bapak ke belakang dan melihat tubuh Mas Suparlan sudah tergeletak tak bernyawa," kata adik kandung korban yang enggan menyebutkan namanya. Adik kandung korban yang berperawakan kecil itu juga menceritakan, di bawah tubuh mayat kakaknya tersebut, juga ditemukan seutas tali yang telah putus. Kuat dugaan korban telah gantung diri sebelum akhirnya jatuh.Informasi yang digali detiksurabaya.com dari beberapa tetangga korban menyebutkan, jika korban selama beberapa hari terakhir mengalami depresi berat, setelah dituduh menghamili perempuan. Padahal korban sendiri juga sedang menjalani sidang perceraian dengan istrinya. "Yang saya tahu, perempuan yang dihamili itu dari Dusun Batu, Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk," kata salah satu tetangga korban. Kabag Binamitra Polwil Kediri, Kompol Tulus Wahyu Widodo, saat dikonfirmasi kasus gantung diri ini mengatakan, jika saat ini kasus tersebut sudah dalam penanganan pihak Polsek Tarokan. "Saat ini pihak Polsek Tarokan yang berwenang menangani kasus ini sudah mulai bekerja untuk melakukan penyelidikan mengenai penyebab korban gantung diri," kata Tulus. (mar/mar)
Berita Terkait