Air Bercampur Gas Kembali Muncul di Desa Lumpur
Jumat, 09 Nov 2007 17:01 WIB
Sidoarjo -
Warga Desa Penjarakan, Jabon, Sidoarjo kembali dikejutkan dengan munculnya semburan air bercampur gas. Bubble atau gelembung itu muncul di RT 8 RW 1 ini mengandung gas LEL (Low Explosive Limit). Gas yang keluar bersama semburan air ini membuat daerah sekitar gelembung mudah terbakar apabila tersulut api.Menurut Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Akhmad Zulkarnaen saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (9/11/2007) mengatakan, penanganan sementara yang dilakukan adalah dengan memberikan garis polisi disekitar gelembung. Pemberian garis polisi untuk mencegah gas tersulut api."Kami juga minta seluruh warga Desa Pejarakan agar tidak menyulut api di sekitar munculnya gelembung. Karena gas mudah terbakar," paparnya.Zulkarnaen menuturkan langkah berikutnya yang akan dilakukan oleh BPLS adalah terus melakukan pengawasan terhadap gelembung itu. Kemudian kalau memang diperlukan dan terus muncul ke permukaan maka gas akan dialirkan menuju tempat yang lebih aman. "Itu adalah pilihan terakhir dan kalau memang dibutuhkan," tegasnya.Zulkarnaen menambahkan gelembung di Desa Pejarakan adalah gelembung yang ke-72 sejak pertama kali muncul semburan lumpur. Munculnya gelombang membuat puluhan warga Desa Pejarakan berkumpul di dekat gelembung untuk melihat langsung gelembung baru.Lokasi Desa Penjarakan Kecamatan Jabon, Sidoarjo dengan pusat semuran lumpur Lapindo hanya berjarak sekitar 500 meter. Meski sudah sering kali gelembung atau bubble bermunculan, namun tidak tidak pernah berlangsung hingga lama.
(stv/bdh)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































