Jadi Kurir Narkoba, Bocah Usia 15 Tahun Disergap
Jumat, 09 Nov 2007 16:06 WIB
Kediri -
Jaringan pengedar psikotropika jenis shabu-shabu (SS) berhasil digulung jajaran Reskoba Polresta Kediri. Dari 3 tersangka, satu diantaranya berusia 15 tahun berhasil diamankan 1,3 gram SS.Pengungkapan jaringan pengedar SS ini bermu a dari tertangkapnya salah satu tersangka yakni, Jainuri (32). Saat itu dia sedang beroperasi mengedarkan SS di Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dari tangannya, berhasil diamankan 0,3 gram SS.Jainuri berhasil ditangkap pada 8 November kemarin dan langsung dilakukan pengembangan untuk memburu tersangka lainnya. Dua tersangka lain yang berhasil ditangkap yakni, Wisnu Joko Purnomo (22) yang dalam jaringan ini bertugas sebagai kurir. Warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri ini berhasil ditangkap di rumahnya Jumat (9/11/2007) pukul 07.00 WIB pagi tadi. Dari tangannya tidak didapatkan barang bukti. Sedangkan satu tersangka lainnya adalah Brendy Johan Player. Bocah berusia 15 tahun yang hanya jebolan SD ini bertindak sebagai 'tangan kanan' sang bandar yang tak lain adalah pamannya. Sama seperti Wisnu, Brendy juga berhasil ditangkap saat tertidur lelap di rumahnya, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Dari tangan Brendy petugas berhasil mengamankan 1 gram SS.Dalam pemeriksaan petugas, Brendy mengaku baru 3 bulan menjalankan profesi sebagai 'tangan kanan' bandar SS yang berinisial HP dan tak lain adalah pamannya. "Saya cuman dititipi untuk menawarkan pada teman yang kepengen pakai sabu-sabu, dan baru 3 bulan ini," kata Brendy Johan Player di depan petugas Sementara Jainuri, tersangka lain yang juga merupakan pemakai, justru memberikanpengakuan jika selama menjadi pengedar tidak mendapatkan keuntungan. "Ada temen yang minta dicarikan, imbalanya ya saya ikut pakai SS," katanya. Kasat Reskoba Polres Kediri, AKP Sudadi mengatakan, pengungkapan jaringan pengedar SS ini mengaku jika keberhasilan ini setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan selama 3 bulan terakhir."Jainuri itu sudah kami intai lama, pokoknya kalau dia keluar siang hari, pasti sedang cari pembeli," kata Sudadi di ruang kerjanya, Mapolresta Kediri, Jalan Brawijaya Kota Kediri. Saat ini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap pria berinisial HP yang sudah dikantongi nama dan alamat lengkapnya.
(fat/fat)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































