KTT Perubahan Iklim di Bali
Antisipasi Teror, Pelabuhan Ketapang Dijaga Ketat
Rabu, 07 Nov 2007 17:22 WIB
Banyuwangi -
Menjelang pelaksanaan KTT Perubahan Iklim yang akan berlangsung di Bali awal Desember mendatang, ratusan petugas kepolisian dari Polres Banyuwangi, Brimob Polda Jatim dan Detasemen khusus 88 melakukan penjagaan ketat di Pelabuhan penyeberangan ASDP Ketapang, Banyuwangi. Setiap kendaraan maupun penumpang yang masuk pelabuhan harus melewati pemeriksaan berlapis. Di bagian dalam pintu masuk pelabuhan, setiap kendaraan yang masuk harus melalui pemeriksaan dengan menggunakan mirror detector. Bahkan, isi tas maupun dalam mobil pun juga diperiksa.Untuk calon penumpang yang berada di bus umum juga harus melalui pemeriksaan KTP hingga melewati pintu deteksi atau check door.Agus, salah satu penyeberang di ASDP Ketapang, Banyuwangi mengaku tidak keberatan dengan adanya pemeriksaan tersebut. "Ya ga masalah kok. Adanya pemeriksaan ini, malah lebih baik, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya saat ditemui detiksurabaya.com, Rabu (7/11/2007).Akibat dari pemeriksaan ini, 2 orang warga Songgon, Banyuwangi harus berurusan dengan polisi. Kedua pria tersebut diketahui membawa sabit dan pisau di dalam tas mereka. Mereka beralasan, senjata tajam itu akan digunakan untuk bekerja di sawah.Setelah didata, kedua orang tersebut dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan. Namun tanpa membawa kedua senjata tajam tersebut.Sementara itu Kapolda Jatim, Irjen Polisi Herman Sumawiredja usai melakukan pemeriksaan di area penyeberangan Ketapang membenarkan jika penjagaan akan semakin diperketat, hingga usai KTT perubahan iklim di Bali Desember mendatang."Setiap calon penyeberang harus memperlihatkan KTP-nya untuk kita foto copy dan kita data," tegas Herman.
(fat/bdh)










































