2 Warga Dipukuli di Asrama TNI

2 Warga Dipukuli di Asrama TNI

- detikNews
Rabu, 07 Nov 2007 11:20 WIB
Mojokerto - Dua warga sipil di Mojokerto, dirawat di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto, karena babak belur usai dipukuli penghuni asrama TNI. Hingga saat ini, Detasemen Polisi Militer V/2 Brawijaya menolak berkomentar atas kejadian itu, meski sudah memeriksa sejumlah warga asrama TNI.Kedua warga sipil tersebut, masing-masing Yusuf (27) dan Anto (25), warga Lingkungan Margosari, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Saat diperiksa di Unit Gawat Darurat RSUD, keduanya terluka cukup parah di bagian kepala.Dari pantauan detiksurabaya.com, saat dirawat di Unit Gawat Darurat RSUD Dokter Wahidin Sudirohusodo semalam, 3 anggota Detasemen Polisi Militer V/2 Brawijaya, berjaga-jaga di luar. Para wartawan pun dilarang masuk. Menurut teman korban, Pujo, kedua temannya tersebut dipukuli usai menabrak seorang ibu, pengendara motor di depan asrama TNI, di jalan Hayam Wuruk. Usai menabrak, seorang temannya dan ibu itu berdamai di lingkungan asrama TNI. Tanpa diketahui sebabnya, seorang pemuda itu lalu dipukuli. "Kalau penyebabnya dipukuli, saya tidak tahu. Saat Anto yang menabrak ibu tadi dipukuli warga asrama TNI, Anto teriak minta tolong Yusuf, kakaknya," kata Pujo.Saat Yusuf datang untuk melerai, tiba-tiba warga asrama TNI yang keluar dari rumah malah lebih banyak. Yusuf akhirnya juga dipukuli warga asrama TNI hingga babak belur pula. "Keduanya lalu dibawa ke RSUD oleh anggota Denpom," kata Pujo.Setelah terjadi peristiwa tersebut, semalam belasan warga asrama TNI dipanggil ke Detasemen Polisi Militer V/2 Brawijaya di jalan Veteran.Namun para wartawan dilarang masuk ke area Denpom untuk mengkonfirmasi sejumlah warga Asrama TNI. Hingga siang ini, Komandan Detasemen Polisi Militer V/2 Brawijaya Letkol CPM Dwi Prasetyo belum bisa dikonfirmasi atas kejadian itu. Petugas Denpom menyebutkan Komandan Denpom saat ini sedang berada di Jombang untuk suatu acara. (mar/mar)
Berita Terkait