PT KA Daops IX Jember Akan Ikut Rencana Mogok Massal

PT KA Daops IX Jember Akan Ikut Rencana Mogok Massal

- detikNews
Selasa, 06 Nov 2007 16:05 WIB
Jember - Terkait rencana mogok massal Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) se Indonesia, 3-5 Desember mendatang, PT KA Daops IX Jember akan mengikuti rencana tersebut. Menurut Humas PT KA Daops IX Jember, Hariyanto, sejujurnya mengaku dilematis dengan hal tersebut. "Memang akan ada rencana mogok massal terkait rencana Peraturan Pemerintah tentang pengembalian status pegawai KA, eks PNS menjadi PNS. Pemerintah berjanji akan akhir bulan ini RPP tersebtu menjadi PP, jika tidak terpenuhi maka SPKA se Indonesia mengancam mogok massal," kata HUmas PT KA Daops IX Jember, Hariyanto, Selasa (6/11/07). SPKA Jember, lanjutnya, juga akan mengikuti rencana tersebut jika hingga akhir November ini perubahan RPP menjadi PP tersebut tidak ditandatangani presiden. "Sebenarnya dilematis karena di satu sisi pihak manajemen berharap pemogokan itu tidak dilakukan karena berapa kerugian yang akan ditanggung PT KA dan masyarakat juga terganggu. Tetapi jika tidak ditandatangani ya kami ikut juga," ujarnya. Jika pemogokan tersebut benar-benar terjadi, maka per harinya PT KA Daops IX Jember akan merugi sekitar Rp 100 juta per hari. "Kalau tiga hari ya hitung sendiri," tegasnya.Oleh karena itu, dia berharap Presiden SBY segera menandatangi RPP tersebut dan disahkan menjadi PP. Sehingga, katanya, pelayanan publik tidak terganggu. Hariyanto bercerita, pada waktu masih berstatus sebagai perusahaan jawatan, karyawan PT KA bersatus PNS. Namun ketika berubah menjadi Perum, karyawan PT KA tidak lagi menjadi PNS namun dengan iming-iming kesejahteraan melebihi PNS. "Tetapi kesejahteraan itu tidak pernah terpenuhi. AKhirnya SPKA memilih kembali menjadi PNS yang diperjuangkan melalui RPP tersebut," kata Hariyanto. Mogok massal itu rencananya diikuti oleh seluruh karyawan PT KA mulai dari karyawan, penjaga perlintasan hingga masinis. (mar/mar)
Berita Terkait