Dianiaya Pendekar Winongo, Dua Orang Lapor Polisi
Minggu, 04 Nov 2007 17:48 WIB
Madiun - Dua orang bernama Reza (17) asal Perumaham Bumi Mas dan Hartono (27) asal Jambe, Kejuron, Kota Madiun mengaku telah dianiaya oleh beberapa pendekar yang menggunakan pakaian kebesaran Perguruan Silat Persaudaraan Setia Tunas Muda atau Winongo pada Minggu (4/11/2007).Keduanya melaporkan penganiayaan yang dialami ke Kepolisian Resort Kota (Polresta) Madiun. Kedua korban yang mengalami luka ringan akibat penganiyaan tersebut langsung diperiksa oleh tim penyidik Polresta Madiun.Saat dihubungi detiksurabaya.com, Kepala Satuan Reserse Kriminal PolrestaMadiun, AKP Tjanu mengatakan tersangka penganiayaan belum ditemukan karenakorban tidak mengenal pelaku.AKP Tjanu menjelaskan dari pemeriksaan sementara yang telah dilakukandiketahui jika pelaku penganiayaan ada tiga orang. Selain melakukanpenganiayaan, sepeda motor milik korban jenis Yamaha bernopol N 8675 LA jugadirusak oleh pelaku. Saat ini sepeda motor diamankan di Markas PolrestaMadiun."Saat itu keduanya sedang duduk-duduk di lapangan Rejomulyo. Namun tanpasebab beberapa orang yang berpakaian perguruan silat Winongo langsungmenghentikan sepeda motornya dan menganiaya mereka. Setelah puas merekalangsung pergi," ujarnya.Menurut AKP Tjanu, pihaknya berjanji akan berupaya melakukan menemukanpelaku yang menganiaya korban dan menjerat dengan pasal pidana telahmelakukan penganiayaan.Menurutnya, motif penganiayaan tersebut karena para pendekar tersebut mengirakedua korban adalah salah satu anggota musuh bebuyutan Winongo yaitu anggotaperguruan silat Setia Hati Teratai (SHT). Penganiayaan itu sendiri terjadisetelah terjadi konvoi ribuan pendekar Winongo diberbagai ruas jalan utamaKota Madiun usai menggelar halal bihalal.
(gik/gik)











































