Ribuan Pendekar Winongo Konvoi, Madiun Mencekam

Ribuan Pendekar Winongo Konvoi, Madiun Mencekam

- detikNews
Minggu, 04 Nov 2007 14:16 WIB
Madiun - Suasana mencekam tampak di berbagai sudut Kota Madiun, Jawa Timur pada Minggu (4/11/2007). Sedikitnya 1.000 personel kepolisian dengan senjata laras panjangberjaga-jaga di sepanjang jalan utama dan tempat keramaian di Kota madiun.Pada hari ini, sedikitnya ribuan pendekar dari Perguruan Silat Persaudaraan Setia Tunas Muda (Winongo) melakukan halal bihalal yang dipusatkan di Desa Winongo, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun.Pengalaman sebelumnya, saat terjadi kerumunan pendekar maka aksi kekerasan, kriminalitas dan bentrok pendekar antar perguruan silat Winongo dan Setia Hati Teratai (SHT) kerapkali terjadi.Pantauan detiksurabaya.com, setelah melakukan halal bihalal di Desa Winongo, ribuan pendekar Winongo kemudian melakukan konvoi dengan menggunakan sepedamotor disepanjang jalan di Kota Madiun. Para pendekar tersebut memadati jalan dengan tidak mengindahkan peraturan lalu lintas dan meneriakkan yel-yel tentangWinongo.Walaupun aparat kepolisian tetap melarang mereka melakukan konvoi di jalan-jalan utama, namun tampaknya ribuan pendekar tetap melakukan konvoi di jalan utamaantara lain Jalan Pahlawan, Agus Salim dan melewati bundaran alun-alun Madiun. Akibat hal ini, Kota Madiun macet selama tiga jam lamanya.Mengantisipasi jumlah pendekar yang melakukan konvoi semakin besar aparat kepolisian melakukan sweeping diberbagai jalan perbatasan Kota Madiun dengan daerah lain. Mereka yang memakai seragam kebesaran Winongo yang berpakaian hitam dilarang memasuki Kota Madiun.Data yang dihimpun detiksurabaya.com, personel kepolisian yang dikerahkan berasal dari Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Madiun, Polresta Madiun,Polres Ngawi, Magetan dan Kepolisian Wilayah (Polwil) Madiun. Konvoi dan kerumunan massa di sepanjang kota Madiun akhirnya bubar dengan sendirinya setelah petugas kepolisian berhasil memecahkan rombongan konvoi menjadi dua bagian dan digiring menuju keluar dari Kota Madiun.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Madiun, AKP Tjanu mengatakan, belum ada pendekar yang diamankan pihaknya karena telah melakukan aksi kriminalitas saatkonvoi berlangsung."Kami akan menahan mereka jika kami melihat ada yang melakukan aksi pelemparan, penjarahan atau tindakan kriminalitas lainnya," ujarnya. Dia menambahkan, jika pengamanan ketat Kota Madiun akan dilakukan hingga besok untuk menghindari terjadinya bentrok pendekar antar perguruan silat. (gik/gik)
Berita Terkait