Setelah Rampas HP, Curi Sepeda, Abas Ditangkap Polisi
Sabtu, 03 Nov 2007 15:06 WIB
Jember - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Ungkapan itu sepertinya cocok diberikan pada Bastian alias Abas (25) warga Desa Biting Kecamatan Arjasa, Jember. Pasalnya, setelah merampas sebuah ponsel, motor yang dikendarainya terjatuh ke jurang. Karena kehilangan sepeda motor, dia kemudian mencuri sepeda angin hingga akhirnya tertangkap polisi.Rupanya Bastian, pelaku perampasan bermodal nekat alias bondo nekat atau Bonek. Beberapa hari lalu Bastian merampas sebuah ponsel yang harganya sekitar Rp 300 ribu milik Vera Riyana (17) di Desa Kemuning Kecamatan Arjasa. Ceritanya, saat itu Vera yang sedang berboncengan dengan pacarnya meminta pacarnya memelankan laju sepeda motor karena akan membalas SMS dari temannnya. Rupanya Bastian yang mengikuti perjalanan dua sejoli tersebutmemanfaatkan hal itu.Tiba-tiba dia berusaha merampas ponsel yang dipegang Vera. Tak ayal Vera menjerit dan berusaha mempertahankan ponselnya. Vera dan pacarnya saling berebut ponsel itu dengan Bastian. Akhirnya Bastian berhasil merampas ponsel itu dan berusaha melarikan diri.Namun sial bagi Bastian, dia dan sepeda motornya terperosok ke pinggir jalan yang landai. Maklum di daerah tersebut jalannya berkelok dan di sisi kiri kanan banyak jurang meski tidak dalam. Tidak ingin dikeroyok warga, dia meninggalkan sepedanya dan terus melarikan diri.Sesampai di jalan Gajah Mada atau tepatnya di tengah kota Jember, Bastian kembali melakukan tindak kejahatan. Dia mencuri sepeda pancal yang diparkir di pinggir jalan tersebut. Rupanya kelakuan Bastian itu diketahui polisi dan polisi langsung menangkapknya."Sudah kehilangan sepeda motor, hanya dapat HP murah dan sepeda pancal. Sepertinya dia bondo nekat," kata Kepala Bagian Operasional Polres Jember, Kompol Teduh TSW, di kantornya, Sabtu (3/11/2007).Bastian terjaring Operasi Bajing Raung, yang digelar di wilayah Polwil Besuki, khusus untuk menangkap para pelaku kejahatan dengan tindak kekerasan. Sejak operasi tersebut digelar 25 Oktober lalu, tiga pelaku pencurian dengan tindakan kekerasan berhasil dibekuk. Selain Bastian dibekuk juga Cholili, pelaku perampasan dan Riyoto, pencuri hewan.
(bdh/bdh)











































