Danau Kawah Memanas, di Puncak Kelud Terlihat Petir

Danau Kawah Memanas, di Puncak Kelud Terlihat Petir

- detikNews
Sabtu, 03 Nov 2007 01:18 WIB
Blitar - Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP) Kabupaten dan Kota Blitar diinstruksikan untuk siaga penuh. Mereka dilarang keras memejamkan mata alias tidur.Intruksi ini menyusul adanya peningkatan di Gunung Kelud. Suhu air danau kawah Kelud terus menunjukkan tren meningkat. Bahkan sudah membahayakan. Kondisi tersebut tentu saja membuat Satlak di seluruh tingkatan ekstra siaga, mengantisipasi jika Kelud meletus. Data yang dikonfirmasikan Satlak PBP Kota Blitar dari Pos Pantau Margomulyo sekitar Pukul OO.00, Rabu (3/11/2007) menyebutkan suhu air danau kawah terus melonjak. Jika Selasa (2/11/2007) sore masih dalam kisaran 42 derajat Celcius, tengah malam tercatat 44,6 derajat celcius. "Personil kami perintahkan untuk terjaga hingga pagi. Tidak boleh ada yang tidur," terang Kepala Bakesbanglinmas Kota Blitar Didik Haryadi saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu dini hari. Lebih lanjut Didik Haryadi mengatakan, aktifitas vulkanik Kelud sepanjang siang kemarin hingga dini hari ini memang membuat Satlak PBP Kota Blitar ekstra waspada. Serta senantiasa melakukan koordinasi dengan Satlak PBP Kabupaten Blitar, melalui sesama Bakesbanglinmas. Sementara itu, Posko Satlak PBP Kabupaten Blitar di Kecamatan Nglegok juga meningkatkan kewaspadaan. Hal tersebut ditegaskan Ketua Satlak Herry Nugroho setelah mendampingi kunjungan rombongan Guruh Sukarno Putra. Data terakhir aktifitas vulkanik Kelud dari Pos Pantau Margomulyo yang diterima Satlak PBP Kota Blitar menunjukkan, suhu air danau kawah di permukaan 42 derajat celcius, 10 Meter di bawah permukaan 42,8 derajat celcius dan 15 Meter dibawah permukaan 44,6 derajat celcius. Gempa tremor juga masih terus menerus terjadi dengan amplitudo 0,4 - 0,6 mm. Suhu itu lebih tinggi dibanding ketika Kelud meletus tahun 1990 yang menewaskan 32 orang. Sementara itu pemandangan puncak Kelud dilihat dari arah Kota Blitar terlihat ada kilatan cahaya. Kilatan cahaya seperti petir tersebut terjadi karena puncak Kelud disaput mendung dan hujan. Bagi warga yang tinggal di lereng, sesuai pengalaman tahun 1966 dan 1990, tanda-tanda Kelud akan meletus diyakini ditandai dengan banyaknya kilatan petir di puncak. (gik/gik)
Berita Terkait