Pengikut Al Qiyadah di Kediri Ditemukan

Pengikut Al Qiyadah di Kediri Ditemukan

- detikNews
Jumat, 02 Nov 2007 21:59 WIB
Kediri - Aliran Al Qiyadah Al Islamiyah juga ditemukan di Kediri. Satu orang yangdiduga sebagai pengikutnya dilaporkan telah diciduk polisi. Dan tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Kediri.Namun anehnya, Polres Kediri justru membantah jika di wilayah kerjanya ditemukan adanya penyebaran aliran sesat tersebut. Satu orang yang diduga sebagai pengikut aliran Al Qiyadah Al Islamiyah itu adalah Kodiran (59), warga Jalan Dr.Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Bahkan berdasarkan informasi dari masyarakat, saat ini Kodiran telah memilikipengikut mencapai puluhan orang yang tersebar di 2 kecamatan lain di KabupatenKediri. Berdasarkan informasi dari salah satu anggota polisi di Polres Kediri yang enggan namanya disebutkan, hingga hari ini masih menjalani pemeriksaan intensif, setelah sempat diperiksa selama 4,5 jam pada hari Kamis (1/11/2007). Informasi dari anggota Polres Kediri tersebut juga dibenarkan oleh Sumi, istriKodiran saat ditemui di rumahnya, Jumat (2/11/2007) siang. Dia menyebutkan, semalam suaminya didatangi beberapa anggota Polisi dan diperiksa. "Kemarin bapak pulang jam 02.30 WIB. Pagi tadi juga sudah berangkat lagi, mungkin juga ke kantor polisi," kata Sumi. Ketika ditanya mengenai keterkaitan suaminya dengan aliran Al Qiyadah Al Islamiyah, dia menolak memberikan keterangan. "Kalau soal itu tanya saja langsung ke bapak," imbuh Sumi. Namun dugaan temuan pengikut airan Al Qiyadah Al Islamiyah di Kabupaten Kediridibantah oleh Kapolres Kediri AKBP Eky Heri Festyanto. Saat ditemui seusai menengok kesiapan anggotanya dalam mengamankan daerah lereng Gunung Kelud, Eky mengatakan jika di wilayah kerjanya tidak ditemukan aliran sesat tersebut. "Tidak ada yang namanya aliran Al Qiyadah Al Islamiyah di Kabupaten Kediri. Mungkin di Kota," kata Eky Heri Festyanto, Jumat (2/11/2007). Namun Eky mengaku jika saat saat ini jajaranya sedang melakukan scaning area, untukmengantisipasi kemungkinan masuknya pengikut aliran Al Qiyadah Al Islamiyah diwilayah kerjanya. "Kita selalu lakukan scaning area, karena mungkin saja pengikut Aliran Al Qiyadah Al Islamiyah masuk Kediri setelah dilakukan pengejaran di beberapa daerah," lanjutnya. (gik/gik)
Berita Terkait