Ribuan Warga Blokir Jalan Porong
Rabu, 31 Okt 2007 09:01 WIB
Sidoarjo -
Saat ini, ribuan warga dari 18 desa di Gempol Pasuruan yang demonstrasi menuntut pembuangan lumpur di Kali Porong dihentikan. Mereka menutup Jalan Raya Porong-Surabaya. Akibatnya jalur Surabaya-Malang macet.Warga sempat berusaha menutup akses jalan namun digagalkan oleh polisi. Namun upaya warga untuk memblokir jalan akhirnya berhasil. Akibatnya, warga berhasil menutup Jalan Raya Porong, tepatnya di Jembatan Porong, Rabu (31/10/2007). Untuk mencairkan kemacetan, lalu lintas dari Malang menuju Surabaya maupun sebaliknya dialihkan oleh petugas kepolisian. Arus kendaraan dari arah Malang dialihkan melalui Japanan-Ngoro-Mojokerto-Krian. Begitu pula sebaliknya.Aksi pemblokiran ini sempat diwarnai adu dorong antara massa dengan pihak kepolisian. Dari para pendemo terlihat membawa satu buah boneka pocong yang ditujukan ke Lapindo.Spanduk yang dibentangkan warga di tengah jembatan, salah satunya bertuliskan, "Hentikan Pembuangan Lumpur ke Kali Porong".Hingga pukul 08.56 WIB massa masih terus berdatangan dari Desa Japanan dan Desa Kisik dan Desa Tanjung bergabung dengan massa sebelumnya. "Hentikan pembuangan lumpur ke Kali Porong sekarang juga, atau kita akan terus demo," teriak warga.Ratusan massa itu kecewa dengan sikap pemerintah yang mengorbankan Kali Porong demi Lapindo Brantas Inc. Karena jika pembuangan lumpur ke Kali Porong terus dilakukan akan berdampak terjadinya pendangkalan. "Kampung kita bisa kebanjiran jika hujan mengguyur nanti," kata seorang warga.
(stv/fat)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































