Usir Jenuh, Anak-anak Pengungsi Kelud Ikuti Outbond
Minggu, 28 Okt 2007 15:05 WIB
Blitar -
Ratusan wajah anak-anak terlihat ceria, seolah tidak mencerminkan kalau mereka telah sekitar sepekan hidup di pengungsian Gunung Kelud. Mereka adalah anak-anak pengungsi usia sekolah yang mengikuti orangtuanya mengungsi di Pacuh, Candisewu dan Penataran, ketiganya masuk wilayah Kecamatan Nglegok.Ya, wajah mereka ceria saat mengikuti acara Outbond yang digelar aktivis pencinta alam Jaladri Blitar. Sejak sekitar pukul 08.00 - 12.00 WIB, mereka mengikuti aneka permainan yang berlangsung di Wana Wisata Pacuh.Aneka permainan outbond yang dilakukan, antara lain permainan lingkar, frusik (panjat pohon), jaring laba-laba dan terjun ala roller coaster."Kasihan mereka kan, jenuh dan rentan terhadap trauma bencana. Melalui outbond ini kami berusaha agar mental anak-anak siap menghadapi bencana Kelud," terang Koordinator Tim SAR Jaladri M. Andi Yuwono kepada detiksurabaya.com Minggu (28/10/2007) siang di lokasi outbond.Anak-anak pengungsi yang mengikuti outbond pecinta alam Jaladri tersebut berjumlah 120 anak, kelas 1 sampai kelas 6 SD, mengenakan seragam olahraga. Masing-masing 50 anak SD Penataran 3 di Dusun Pacuh, 30 anak SD Penataran 2 di Dusun Candisewu, 40 anak siswa MI Nurul Huda Dusun Pacuh."Senang karena dapat hadiah dan bisa bermain yang aneh-aneh," aku Arifin, siswa klas 3 SD Negeri Penataran 2 dengan suara polos dan lugu saat ditanya detiksurabaya.com di lokasi outbond. Memang dalam acara outbond yang disponsori salah satu obat sakit kepala tersebut, seluruh anak mendapatkan hadiah pulpen dan pensil.
(mar/mar)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































