Tak Ada Kunjungan Pejabat, Pengungsi Kembali Terlantar
Minggu, 28 Okt 2007 14:13 WIB
Kediri - Nasib pengungsi warga lereng Gunung Kelud di beberapa lokasi pengungsian hanya beruntung jika ada kunjungan pejabat negara. Namun jika tak lagi ada kunjungan, nasib mereka kembali terlantar. Berdasarkan pantauan detiksurabaya.com, beberapa fasilitas dan sarana yang bisa dinikmati pengungsi saat ada kunjungan pejabat negara, saat ini tak lagi tampak. Hal ini semakin ditegaskan pengakuan pengungsi yang merasa hanya diperhatikan menjelang dan saat ada kunjungan pejabat. "Di tenda ini ada TV-nya, tapi listriknya sudah nggak ada, kan percuma," kata Miftahudin (39), pengungsi dari Desa Kebonrejo yang menempati lokasi pengungsian di lapangan Pluncing, Desa Siman, Kecamatan Kepung, Minggu (28/10/07). Miftahudin menceritakan, jika aliran listrik yang cukup menyenangkan pengungsi saat ada kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tak lagi dapat dinikmati sehari seusai kunjungan presiden tersebut. Pengakuan lain seputar nasib pengungsi yang kembali terlantar juga disampaikan Anifatul (28). Ibu satu anak ini mengaku lauk-pauk jatah makan yang terasa istimewa saat ada kunjungan presiden, saat ini tak lagi dapat dirasakan. "Dulu waktu ada presiden lauknya dobel, ada ayam dan telur. Tapi sekarang tahu tempe saja sudah untung," kata Anifatul yang langsung disambut teriakan pengungsi yang yang membenarkan pengakuan itu. Hal senada juga diungkapkan oleh Sofian (47). Warga Desa Sempu Kecamatan Ngancar, yang mengungsi di Desa Segaran Kecamatan Wates ini menanyakan bantuan "dana segar" dari presiden yang tak kunjung dicairkan. Padahal kebutuhan mereka di pengungsian semakin besar, dan kondisi ini diperparah dengan tidak lagi tersedianya lapangan pekerjaan.Sofian mengakui pemberian jatah makan sudah baik, dan kebutuhan alat mandi juga sudah terpenuhi. Namun dia mempertanyakan bantuan uang dari presiden yang tak kunjung dibagikan ke pengungsi."Duit dari mana lagi kami harus dapatkan, sekarang sudah nggak bisa lagi kerja. Kami heran, kenapa bantuan uang dari presiden tak kunjung diberikan," kata Sofian.Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu menyempatkan diri berkunjung di lokasi pengungsian warga lereng Gunung Kelud. Dalam kesempatan tersebut, presiden memberikan bantaun sebesar Rp 2 milliar untuk Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar.
(mar/mar)











































