Karbon Monoksida Kelud Terdeteksi Saat SBY Datang

Karbon Monoksida Kelud Terdeteksi Saat SBY Datang

- detikNews
Kamis, 25 Okt 2007 08:29 WIB
Kediri - Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke pengungsian warga lereng Gunung Kelud kemarin ternyata juga dibarengi dengan terdeteksinya kemunculan gas Karbon Monoksida (CO) di sekitar danau kawah Kelud."Munculnya gas CO ini terdeteksi ketika tim pemantau mengambil sampel air danau kawah, Rabu pagi kemarin," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono di Desa Segaran Kecamatan Wates Kediri, Kamis (25/10/2007).Meski gas CO baru terdeteksi pada saat kunjungan SBY kemarin namun hal itu tidak berpengaruh. Karena jarak antara pengungsian dengan danau kawah Kelud sejauh 25 kilometer.Seberapa besar bahaya yang dikandung gas CO apabila dibandingkan dengan gas CO2 yang dalam penghitungan terakhir pada 29 September kemarin telah mencapai 344 ton per hari, Surono menggambarkanya dengan lebih serius. "Kalau CO2 mungkin masih klepek-klepek (pingsan), tapi kalau CO langsung tek sek (mati)," imbuh Surono. Dalam pengukuran kemarin pagi, diketahui gas CO yang mulai terdeteksi kemunculanya tersebut sebesar 19 part per milion (PPM). Surono menyebutkan, gas CO sebenarnya sudah lama ada di sekitar Gunung Kelud, tapi baru terdeteksi sekarang, karena belum adanya kesempatan melakukan pemantauan. Ketika ditanya mengenai tanda-tanda apa yang akan terjadi dengan terdeteksinya kemunculan gas CO, Surono mengakui jika saat ini Gunung Kelud masih memiliki aktivitas vulkanik dan kimia yang tinggi. "Ini membuktikan, meskipun aktivitasnya terus kembang kempis, tapi kenyataanya aktivitasnya masih tinggi," ungkapnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait