Warga Lereng Kelud Nekat Gelar Hajatan Pernikahan
Rabu, 24 Okt 2007 22:59 WIB
Blitar -
Meski aktivitas vulkanik Kelud masih menunjukkan trend meningkat. Namun kondisi tersebut tidak membuat sebagian warga yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) II meninggalkan kegiatan yang telah mereka rencanakan jauh-jauh hari. Termasuk menggelar acara hajatan pernikahan."La, ini tetangga saya tetap mantu (hajatan pernikahan, red)," kata Wagimin (69) warga Dusun Semenur Desa Karangrejo Kecamatan Garum kepada wartawan, Rabu(24/10/2007). Memang, tidak seberapa jauh dari rumah Wagimin, tampak tenda hajatan berdiri lengkap dengan tatanan meja, kursi dan sound system.Dusun Semenur dihuni sekitar 150 KK, terletak dalam radius kurang dari 10 km dari puncak kelud. Sehingga seperti halnya kawasan lain yang masuk KRB II, Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP) menyerukan agar kawasan tersebut dikosongkan dari aktivitas warga karena rawan terkena dampak langsung letusan Kelud yang bisa terjadi sewaktu-waktu.Namun karena mengaku sudah berpengalaman menghadapi ancaman letusan kelud, mereka memilih tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Lantas bagaimana jika kelud nanti benar-benar meletus? Padahal perkampungan mereka tidak terlalu jauh dari Posko Pengungsi di Balai Desa Karangrejo. Menurut Wagimin, berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, mereka cukup berlindung di bawah meja. Cara tersebut cukup ampuh menghindarkan warga dari amukan material vulkanik yang dimuntahkan Kelud.
(bdh/bdh)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































