Gergaji Jeruji Besi, 2 Tahanan Kabur dari Rutan

Gergaji Jeruji Besi, 2 Tahanan Kabur dari Rutan

- detikNews
Selasa, 23 Okt 2007 14:22 WIB
Situbondo - Dua orang tahanan kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Situbondo, Jawa Timur, Selasa (23/10/2007). Mereka kabur setelah menggergaji jeruji besi sel di rutan itu.Kedua pelaku masing-masing Iskandar (34) warga Probolinggo dan Fery (30), warga Bondowoso, diketahui berhasil melarikan diri dari sel tahanan Rutan setelah menggergaji jeruji besi selnya. Iskandar tercatat sebagai pelaku curanmor yang telah divonis PN Situbondo dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.Sedangkan Fery, pelaku pencurina kawat telepon, hingga kini proses hukumnya masih berlangsung dan tercatat sebagai tahanan titipan kejaksaan negeri (Kejari) Situbondo. Tak banyak penjelasan yang berhasil dikorek dari lembaga rutan, sebab hampir seluruh petugas bungkam atas kejadian tersebut.Sejumlah sumber menyebutkan, kaburnya kedua penghuni Rutan Kelas II-C Situbondo tersebut berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB. Keduanya berhasil menjebol terali besi tempat keduanya mendeka dengan cara menggergajinya.Kuat dugaan setelah memotong beberapa terali besi ventilasi kamar mandi sel tahanan, kedua pelaku langsung menuju pagar tembok pembatas gedung rutan setinggi 6 meter. Lantas dengan menggunakan untaian kain sarung yang telah disobek dan disambung-sambung keduanya memanjat dan melompat ke balik tembok itu."Yang pasti pihak Rutan telah meminta bantuan kami untuk melakukan pengejaran dan penangkapan. Tentang kaburnya kedua penghuni rutan itu diperkirakan berlangsung sekitar jam 03.30 WIB," tegas Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Sukari, saat dikonfirmasi wartawan.Sementara itu Kepala Rutan Situbondo, Edy Surpiadi, ketika dihubungi terpisah tidak banyak memberikan keterangan rinci terkait kaburnya dua penghuni lembaganya itu. Pihaknya menepis kedua pelaku kejahatan tersebut dikatakan kabur."Saya belum bisa menyatakan bahwa keduanya itu kabur. Sebab rentang waktunya belum sampai 24 jam," elak Edy Supriadi.Seorang petugas Rutan yang keberatan disebutkan namanya menungkapkan, kaburnya kedua penghuni rutan tersebut diduga telah direncanakan secara matang. Menurut beberapa rekan satu selnya, sebelum kejadian keduanya sengaja tidur di kamar mandi sel di blok yang menampung 45 orang tahanan itu."Saat seluruh penghuni sel itu tidur itulah, keduanya menggergaji jeruji besi di ventilasi kamar mandi setinggi 2 meter. Setelah berhasil memotong besi, keduanya lantas memanjat tembok pembatas rutan setelah sebelumnya menaiki bangunan taman dengan sobekan kain sarung," ungkap sumber tersebut. (mar/mar)
Berita Terkait