Pengungsi Kelud Ramai-ramai Cat Hewan Ternaknya
Senin, 22 Okt 2007 21:39 WIB
Jakarta - Status awas Gunung Kelud yang tak kunjung dicabut, membuat warga yang tinggal di lereng Gunung Kelud juga melakukan persiapan mengamankan hewan ternaknya. Hari ini Senin (22/10/2007), secara serentak ribuan hewan ternak ditandai dengan menggunakan cat. Tujuannya agar tidak terjadi kekeliruan dalam kepemilikanya.Penandaan ini merupakan inisiatif dari warga sendiri, setelah melihat statusGunung Kelud yang semakin tak menetu."Kita sudah hafal apa yang harus dilakukan pada hewan ternak apabila status gunung sudah seperti ini," kata Sumarji (45), warga Dusun Mulyorejo, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar. Data yang berhasil diperoleh detiksurabaya.com dari Dinas Kehewanan KabupatenKediri jumlah hewan ternak milik warga di Kawasan Rawan Bencana (KRB) mencapaipuluhan ribu ekor. Jumlah tersebut tersebar di 4 kecamatan yang masuk KRB. Di Kecamatan Ngancar penyebaran hewan ternak ada di 6 titik desa, yaitu Babadan(1131 sapi dan 431 kambing), Sugihwaras (329 sapi dan 146 kambing), Sempu (165sapi dan 214 kambing), Mulyorejo (152 sapi dan 464 kambing), Ngancar (191 sapi dan 314 kambing), serta Margourip (154 sapi dan 275 kambing). Untuk hewan ternak dari Kecamatan Ngancar apabila terjadi letusan akan diungsikan di Pasar Desa Bedali dan wates Kecamatan Wates. Di Kecaqmatan Puncu penyebaran hewan ternak ada 4 titik, yaitu Desa Puncu (560sapi dan 811 kambing), Desa satak (247 sapi dan 1016 kambing), Desa Asmorobangun(557 sapi dan 365 kambing), serta di Desa Wonorejo (906 sapi dan 10116 kambing).Selanjutnya hewaqn ternak tersebut akan ditempatkan di Pasar Desa SukorejoKecamatan Kepung. Di Kecamatan Plosoklaten penyebaran hewan ternak hanya ada di 2 desa, yaitu diDesa Sepawon terdapat 322 sapi dan 963 kambing, serta di Desa Trisulo ada 265 sapi dan 304 kambing. Hewan-hewan ternak tersebut selanjutnya akan ditempatkan di PTP Ngrangkah. Sedangkan di Kecamatan Kepung penyebaran hewan ternak ada di 5 titik, yaitu diDesa Kepung ada 528 sapi dan 388 kambing, di Desa Kampungbaru (168 sapi dan 307kambing), Desa Kebonrejo (156 sapi dan 275 kambing), Desa Siman (179 sapi dan 249 kambing), serta di Desa Besowo ada 152 sapi dan 281 kambing. Untuk penempatan hewan ternak dari Kecamatan Kepung akan dilakukan di Pasar Dusun Pluncing Desa Siman, Kecmatan Kepung. Menanggapi penandaan hewan ternak secara serentak oleh warga, Ketua BagianPenerangan Satlak PB Kabupaten Kediri Sigit Raharjo mengatakan, pihaknya merasasenang warga berinisiatif tanpa harus diperintahkan. Pemkab Kediri mengaku telah mempersiapkan makanan bagi hewan ternak selamadiungsikan di lokasi yang telah ditentukan. "Warga tidak perlu khawatir, semuakebutuhan hewan ternak sudah disiapkan oleh Pemkab," kata Sigit Raharjo, saatditemui di Posko Utama Satlak PB di Monumen SLG.
(gik/gik)











































