Gunung Kelud Akan Meletus
1.000 Warga Bladak Blitar Menolak Mengungsi
Minggu, 21 Okt 2007 14:47 WIB
Blitar - Warga yang tinggal di Dusun Bladak Desa Penataran Kecamatan Nglegok Blitar, menolak untuk mengungsi. Warga yang berjumlah 1.000 jiwa ini beranggapan bahwa daerahnya yang berjarak 8 Km dari Gunung Kelud aman dari jangkauan lahar panas. "Buat apa kita mengungsi, sebab daerah ini aman. Terbukti dari beberapa tahun lalu tepatnya tahun 1966 dan 1990 daerah kita tidak terkena lahar panas. daerah kami hanya terkena abu vulkanik saja," kata salah satu warga, Dalijo (60), yang diamini oleh sesepuh dusun, Eyang Agung kepada detiksurabaya.com saat berada di kediaman Eyang Agung, Minggu (21/10/2007).Selain itu, kata Dalijo, warga hanya memperkirakan daerahnya terkena imbas abu vulkanik saja. Umumnya, warga yang menolak untuk dievakuasi merupakan pemetik cengkeh di perkebunan Candi Sewu.Sementara Koordinator satlak perkebunan Candi Sewu, Handoko mengaku pihaknya beberapa kali menyarankan agar warga turun ke pengungsian yang letaknya di perkebunan Candi Sewu."Tapi mereka selalu menolak dengan alasan tidak terkena imbas. Bahkan tadi sempat bersitegang dengan warga dan mereka meminta pendapatnya dihargai," katanya.Dirinya juga sudah menyarankan kepada warga untuk segera mengungsi, lantaran letusan Gunung Kelud tahun ini tidak bisa diprediksi apakah lahar panas, gas beracun dan debu vulkanik yang keluar."Jika gas beracun yang keluar, jelas membahayakan warga. Tapi apapun yang keluar dari Gunung Kelud tetap membahayakan," tegasnya.
(fat/fat)











































