Dilarang Masuk Pos Pantau Kelud, Wartawan Protes
Sabtu, 20 Okt 2007 13:49 WIB
Kediri - Kerja wartawan memang tidak mengenal resiko. Meski Gunung Kelud berstatus awas dan kondisinya semakin kritis, para kuli disket ini tetap saja nekat memburu berita perkembangan terbaru gunung yang terkenal susah ditebak. Sayangnya saat mereka hendak mencari perkembangan terbaru, para wartawan justru dihalangi petugas untuk tidak masuk ke pos pantau di area wisata Kelud. Sebagai tanda protes, mereka meletakkan seluruh peralatan kerjanya di depan pintu gerbang obyek wisata Gunung Kelud.Berbagai cara pun dilakukan para wartawan. Mereka sempat bernegosiasi dengan aparat keamanan yang terdiri dari para personil TNI dan Polri itu. Tetapi tetap saja petugas tidak berani memberikan izin masuk, kecuali bagi tim vulkanologi."Kami ini hanya bawahan dan hanya melaksanakan tugas. Kami paham mas-mas sedang melaksanakan tugas dan mencari informasi. Tetapi kami tetap tak berani memberikan izin," ujar Suradji, salah satu petugas keamanan kepadadetiksurabaya.com, Sabtu (20/10/2007).Mengetahui permintaannya ditolak, para wartawan pun saat ini mencoba menelepon petugas Satlak Penanggulangan Bencana di Monumen Simpang Lima Gumul, Kediri."Di (Gunung) Merapi saja tidak seperti ini. Kami kan hanya memantau saja," omel salah satu wartawan televisi swasta dengan kesal.Wartawan asal Surabaya itu lantas menambahkan bahwa dirinya dan wartawan lainnya nantinya tidak mau disalahkan bila ada informasi yang keliru karena perlakuan para aparat yang tidak membantu liputan kerja wartawan.
(iwd/bdh)











































