Kondisi Kritis, Gunung Kelud Jadi Tontonan
Sabtu, 20 Okt 2007 12:26 WIB
Kediri -
Gunung Kelud yang berstatus awas menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Mereka datang secara berombongan untuk melihat kondisi kelud dari dekat. Bahkan mereka tidak menghiraukan kondisi kelud yang kemarin sudah memasuki fase kritis.Namun para wisatawan dadakan ini harus gigit jari, pasalnya pintu masuk ke dalam objek wisata Gunung Kelud ditutup menyusul peningkatan aktivitas. Puluhan turis domestik ini hanya bisa memandang pagar kawat berduri yang dipasang di pintu masuk ke Gunung Kelud."Saya sih sebenarnya penasaran. Kata orang Gunung Kelud mau meletus. Daripada penasaran saya datang ke sini mau lihat seperti apa sih Gunung Kelud dalam kondisi kritis," kata Yayuk (29) warga Kediri saat ditemuidetiksurabaya.com, Sabtu (20/10/2007).Banyaknya wisatawan domestik ke kawasan Gunung Kelud dimanfaatkan oleh penduduk yang tidak ikut mengungsi untuk membuka lahan parkir. Semakin siang, kawasan Gunung Kelud terus dipenuhi masyarakat.Sebenarnya tidak hanya warga yang dilarang masuk kedalam objek wisata ke Gunung Kelud. Puluhan kuli tinta yang ingin mencari kabar terbaru tentang kondisi gunung pun tidak boleh masuk. Menurut Ketua Satpol PP Kabupaten Kediri Gembong Sudjamiko ini permintaan langsung dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (TPVMBG) yang ingin berkonsentrasi melakukan pemantauan terhadap gunung."Kita menawarkan pada teman-teman wartawan untuk mendapat informasi, kita bisa mengirim salah satu petugas untuk mendapat informasi dan akan diserahkan kepada teman-teman," kata Gembong.Foto: Dua warga menyaksikan Gunung Kelud dari kejauhan/Budi Sugiharto
(wln/bdh)










































