Gunung Kelud Bakal Meletus Jika Sayuti Pulang
Jumat, 19 Okt 2007 19:03 WIB
Kediri -
Warga kelurahan Nglegok kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, banyak yang meyakini mitos Sayuti. Dia dikaitkan dengan kapan kira-kira Gunung Kelud akan meletus. Sayuti adalah sosok pria yang telah menghilang sejak tahun 1945.Tetapi setiap kali Gunung Kelud akan meletus, laki-laki asal Kelurahan Kedungwaru Kecamatan Nglegok itu selalu terlihat pulang ke rumah. Dan beberapa hari setelah warga melihat Sayuti di rumahnya, Gunung Kelud dipastikan meletus.Hal tersebut dialami warga Nglegok saat Gunung Kelud meletus tahun 1951, 1966 dan 1990 silam. Namun ketikan saat ini Gunung Kelud berstatus Awas dan memasuki fase kritis secara perhitungan Badan Vulkanologi, warga Nglegok mengaku belum melihat kepulangan Sayuti. Karena itulah mereka yakin, meski status Awas dan memasuki fase kritis, Kelud belum akan meletus dalam waktu dekat ini.Seperti pengakuan Neni (46) warga Kelurahan Nglegok. "Tenang-tenang sajalah, Mas. Wong Pak Sayuti belum kelihatan pulang," ungkap Neni saat ditemui detiksurabaya.com, Jumat (19/10/2007) sore di kediamannya.Hal tersebut diakui dan dibenarkan keluarga Sayuti. Paman Sayuti, Karso Sentono (86) warga Kelurahan Kedungwaru mengatakan, dalam beberapa hari terakhir ini banyak warga masyarakat dan pejabat Muspika mendatangi rumahnya."Mereka bertanya apakah Sayuti terlihat pulang atau tidak," terang Karso Sentono seraya menambahkan bahwa saat menjelang letusan tahun 1951 lalu, keponakannya tersebut sempat pulang. Dan sempat bermalam satu hari sebelum akhirnya kembali menghilang.Kepulangan Sayuti, biasanya justru yang bisa melihat adalah para tetangga dan warga sekitar, bukan oleh keluarganya sendiri. Hal tersebut yang terjadi saat Gunung Kelud menjelang meletus tahun 1966.Yang melihat Sayuti pulang, justru warga Dusun Kuwut Desa Kemloko Kecamatan Nglegok. Sedangkan letusan tahun 1990, beberapa hari sebelum letusan benar-benar terjadi, warga Dusun Selorejo Kelurahan Nglegok yang melihat Sayuti pulang.Kepada keluarga Sayuti para warga itu mengaku, Sayuti mengingatkan warga bahwa akan ada bencana yang mau lewat. Sehingga warga memiliki kesempatan untuk berlindung ke tempat aman. Nah untuk kali ini, belum ada satupun warga Nglegok yang melihat kepulangan tokoh keramat tersebut. Apakah ini berarti Kelud belum waktunya meletus? Wallahua'lam!
(bdh/mar)










































