Gunung Kelud Gawat, Warga Dievakuasi Paksa

Gunung Kelud Gawat, Warga Dievakuasi Paksa

- detikNews
Kamis, 18 Okt 2007 21:25 WIB
Kediri - Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) Kabupaten Kediri sudah kehabisan kesabarannya. Mereka menempuh cara paksa untuk mengevakuasi warga desa di kaki Gunung Kelud yang ngotot menolak mengungsi.Hasilnya hampir seluruh warga saat ini telah berhasil dievakuasi menuju tempatpengungsian. Kapolwil Kediri Kombes Pol Tjuk Basuki usai mengunjungi Pos Pantau Margomulyo mengatakan evakuasi dengan himbauan paksa terpaksa dilakukan karena berdasarkan keterangan dari tim pemantau, Gunung Kelud dipastikan akan segera meletus. "Saya sudah mendapatkan keterangan dan saat ini kondisinya sudah sangat gawat. Tapi cara paksa yang dilakukan tidak dengan kekuatan fisik," kata Tjuk Basuki kepada wartawan, Kamis (18/10/2007).Pantauan detiksurabaya.com, cara paksa yang ditempuh petugas dalammelakukan evakuasi warga adalah dengan cara mendatangi secara langsung dari pintu ke pintu rumah warga. Namun saat mendatangi rumah warga tersebut, petugas bersenjata lengkap. Hingga pukul 21.00 WIB proses evakuasi warga dari 2 desa, yaitu Sugihwaras dan Sempu di Kecamatan Ngancar masih berjalan. Data sementara jumlah warga yang sudah dievakuasi mencapai 2.500 jiwa. Warga tersebut akan ditempatkan di 2 lokasi, yaitu Desa Tawang dan Segaran Kecamatan Wates. Warga yang menolak mengungsi pun dibuat tak berdaya. Mereka akhirnya menyerah dan bersedia menuruti kemauan aparat. "Ya sempat ketakutan...lha wong petugasnya membawa senjata," kata Solihin (46) salah satu warga dari Desa Sugihwaras. Namun saat ini masih ada sebagian warga yang tetap enggan untuk dievakuasi. Mereka beralasan, menjaga rumah dan isinya serta hewan ternak tidak bisa ditinggalkan. (gik/gik)
Berita Terkait