Geger Gunung Kelud Akan Meletus
Mbah Ronggo Diminta Merayu Warga Agar Mengungsi
Kamis, 18 Okt 2007 13:10 WIB
Kediri -
Nama Mbah Ronggo (64) makin ngetop saja. Juru Kunci Gunung Kelud ini diminta merayu warga yang tinggal di kaki gunung untuk bersedia mengungsi menyusul penetapan status Awas.Bukan rahasia lagi jika Mbah Ronggo alias Warsito alias Parjito ini disebut-sebut punya pengaruh kuat. Warga hanya bersedia mengungsi jika Mbah Ronggo sendiri yang memerintahkan. Popularitas Mbah Ronggo itulah yang memaksa Tim Satlak Penanggulangan Bencana Kabupaten Kediri yang diwakili Kapolres Kediri AKPB Eky Heri Festianto secara khusus melakukan pendekatan persuasif kepada 'yang punya Kelud'. Pertemuan pun tertutup dan berlangsung 15 menit. Wartawan yang akan mengambil foto pun dilarang."Kami minta Mbah Ronggo agar memberikan pengertian kepada masyarakat untuk sekiranya bisa mengungsi," kata Kapolres Kediri AKPB Eky Heri Festianto kepada wartawan di Rumah Mbah Ronggo di Desa Sugihwaras, Kediri, Kamis (18/10/2007).Kapolres menambahkan, langkah ini diambil untuk mengantisipasi agar tidak jatuh korban jiwa apabila Kelud jadi meletus. "Warga di sini selama ini sangat percaya dan patuh dengan apa yang dikatakan Mbah Ronggo," katanya.Mbah Ronggo tak menolak permintaan pemerintah. Dia berjanji akan membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bersedia mengungsi sebagai prosedur tetap penaggulangan bencana. Namun, dia sendiri mengaku tidak pernah merasa menghalangi warga untuk mengungsi. Dan dia sendiri tidak akan mengungsi jika gunung meletus sekalipun."Saya punya pemahaman sendiri. Dan bagi warga jika ingin mengungsi ya monggo, tidak ya monggo," ujar Mbah Ronggo diplomatis.Perlu diketahui, keberadaan Mbah Ronggo ini bagi warga yang tinggal di kaki Gunung Kelud dianggap sebagai tokoh panutan. Mbah Ronggo dipercaya lebih tahu kondisi Kelud. "Dia memang Mbah Marijannya Gunung Kelud," kata seorang warga yang di Sugihwaras.
(bdh/gik)










































