Arus Balik
Daops VII Madiun Luncurkan 2 KA Tambahan
Senin, 15 Okt 2007 16:18 WIB
Madiun - Untuk mengatasi lonjakkan penumpang arus balik yang membeludak sejak H+2di Stasiun Besar Madiun, PT Kereta Api (KA) Daops VII Madiun, Selasabesok akan meluncurkan 2 KA Lebaran yakni, Jaya Baya (Madiun-PasarSenin-Jakarta) dan Madiun-Tanah Abang-Jakarta (Mantab). Dua KA itu, memang dari jauh-jauh hari sudah dipersiapkan untuk angkutan penumpang arus balik lebaran 2007 ini. Mengingat pengalaman sebelumnya, arus mudik dan balik yang turun di Stasiun Besar Madiun mencapai 100 persen lebih. "Maka dari itu, kami besuk akan meluncurkan 2 KA tambahan untuk mengangkut ribuan penupang dari 5 kota itu yakni Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo dan Pacitan," ujar Pengawas Seksi (Wasi) Operasi dan Pemasaran PT KA Daops VII Madiun, Purwito Hendri kepada detiksurabaya.com, di kantornya Jalan Kompol Sunaryo, Kota Madiun, Senin (15/10/2007). Lebih lanjut Purwito mengatakan, KA Jaya Baya terdiri dari 8 rangkaian gerbong yakni 2 gerbong untuk KA klas Eksekutif, 5 gerbong KA Bisnis dan 1 gerbong KA makan.Sedangkan tarif KA, klas Bisnis Rp 130 ribu dan Eksekutif Rp 200 ribu. Untuk operasionalnya, KA ini akan jalan setiap 2 hari sekali dari mulai tanggal15,17,19,21 hingga 23 Oktober 2007. "Namun bila usai lebaran dan KA ini masih diperlukan oleh penumpang arus balik, maka kami akan memperpanjang pengoperasiannya. Meski KA ini belum diluncurkan, untuk tiket klas Eksekutif tersebut sudah habis terjual. Hingga sampai saat ini, hanya kursi klas Bisnis yang masih tersisa. Entah berapa jumlahnya, kami belum mengeceknnya," jelas Purwito. Sementara untuk KA Mantab, kata dia, lokomotif tersebut juga akan menarik 8 rangkaian gerbong. Untuk tiket KA itu, pihak PT KA Daops VII Madiun tidak menerima pesanan tiket seperti jenis KA lainnya. Sebab, tiket KA tersebut akan dijual pada saat pemberangkat dengan tujuan Madiun-Tanah Abang, Jakarta yaitu Rp 38 ribu per penumpang. "Untuk KA ini, akan operasional setiap hari dari mulai tanggal 16-22 Oktober 2007 mendatang," terang Purwito Hendri. Disinggung soal keterlambatan ratusan penumpang KA Brantas dan Matarmaja kemaren, imbuh dia, pihaknya mengaku sudah memberikan pelayanan terbaik kepada calon penumpang di Stasiun Besar Madiun. Namun, karena ada peristiwa anjloknya KA Senja Utama di Inramayu-Jabar, maka sejak itu semua KA mengalami keterlambatan 1 hingga 1,5 jam untuk sampai ketempat tujuan. "Tapi, mulai hari ini jalur tersebut sudah dinyatakan bebas hambatan dan semua KA akan berjalan normal sesuai jadual pemberangkatan maupun tiba," tandasnya.
(bdh/bdh)











































