Lebaran Warga Lereng Gunung Kelud Tidak Sempurna

Lebaran Warga Lereng Gunung Kelud Tidak Sempurna

- detikNews
Sabtu, 13 Okt 2007 11:45 WIB
Kediri - Aktifitas vulkanik dan kimia di Gunung Kelud yang masih tinggi membuat Pusat vulkanologio dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum mencabut status siaga. Akibatnya, suasana lebaran di Desa Sugihwaras, desa terdekat dengan kawah Gunung Kelud terasa tak sempurna. Pengakuan lebaran yang tak sempurna akibat masih berlakunya status siaga di Gunung Kelud diungkapkan oleh beberapa warga di Dusun Mulyorejo dan Sugihwaras. "Tahun ini anak-anak saya yang bekerja di Jakarta terpaksa tidak pulang. Itupunyang menyuruh saya sendiri, karena kondisi Kelud yang tidak menentu," kata Sringatus (51) ibu yang tinggal di Dusun Mulyorejo, Sabtu (13/10/2007).Menurut Sringatun, anak-anaknya kemarin malam hanya bisa sungkem padanya lewat telepon. "Sebenarnya juga sedih, tapi bagaimana lagi," imbuh Sringatun. Hal senada juga disampaikan oleh Supardi (42). Akibat masih berlakunya status siaga di Gunung Kelud, anggota keluarganya tak berani datang ke rumahnya. "Sebenarnya tahun ini saya jadi tuan rumah arisan keluarga sambil berlebaran, tapi semua terpaksa dipindahkan karena anggota keluarga lainnya khawatir," katanya. Halangan lain yang dianggap oleh warga di lereng Gunung Kelud sebagai penyebab lebaran terasa tak sempurna adalah jalannya silaturahmi antara warga yang tidak bisa berjalan lancar. Berdasarkan pengamatan detiksurabaya.com, suasana Desa Sugihwaras tidak begitu ramai layaknya perayaan Idul fitri di tempat lain. Supardi yang juga warga asli Desa Sugihwaras juga menuturkan, dengan status siaga, persiapan warga dalam menyambut lebaran juga tak sempurna. Salah satunya kuang lengkapnya hidangan lebaran yang disajikan kepada para tamu. "Ya silahkan dinikmati hidangan seadanya. Tahun ini beberapa warga memang tidak berani membuat maskan yang banyak," kata Sunardi saat menyilakan wartawan menikmati hidangan lebaran, ketika rombongan wartawan bertamu di rumahnya. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait