Gempa 5,5 SR Goyang Jatim Selatan
Kamis, 11 Okt 2007 11:30 WIB
Jakarta - Gempa diduga berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) mengguncang daerah Jawa Timur bagian selatan, sekitar pukul 05.54 WIB, Kamis (11/10/2007). Dampak gempa dirasakan di tiga daerah Kabupaten Blitar, Kota Blitar dan Tulungagung. Kendati gempa dirasakan di tiga daerah namun gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami."Pagi tadi memang daerah Kabupaten Blitar dan sekitarnya terkena gempa dengan kekuatan 5,5 skala Richter. Gempa juga tidak menimbulkan adanya tsunami," kata Anggota Pos Satuan Koordinasi Bencana dan Pengungsi (Satlak PBP) Kabupaten Blitar Hartono pada detiksurabaya.com saat dihubungi melalui telepon di kantornya Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Blitar, Kamis (11/10/2007).Menurutnya, getaran yang dirasakan untuk daerah Kabupaten Blitar tidak begitu besar. Sebab pusat gempa berada di arah 120 Kilometer barat daya atau tepatnya di daerah pantai selatan.Satlak PBP menerima salinan laporan resmi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) melalui faksimile sekitar pukul 05.55 WIB sesaat setelah terjadi guncangan. Kendati dampak gempa dirasakan sampai daerah Blitar, namun sampai saat ini belum ada laporan secara resmi mengenai kerusakan yang disebabkan akibat guncangan tersebut."Sampai saat ini kami masih melakukan pendataan terhadap adanya kemungkinan akan kerusakan yang terjadi," ungkapnya.Dijelaskan Hartono, gempa yang terjadi itu tidak ada kaitanya dengan adanya aktivitas Gunung Kelud yang tengah meningkat. Sehingga gempa yang terjadi pagi ini bukan jenis gempa vulkanik melainkan jenis gempa tektonik murni. Klasifikasi gempa tektonik itu disimpulkan karena adanya tumpukan lempeng yang terjadi di daerah dalam lautan pantai selatan.Sedangkan dari pengataman yang dilakukan oleh Satlak sendiri gempa tersebut bukan merupakan bagian dari tekanan vulkanis yang disebabkan adanya pergerakan magma."Sementara kami menyimpulkan gempa tersebut bukan disebabkan karena GunungKelud, gempa tersebut murni merupakan gempa tektonik yang terjadi di daerah pantai selatan," tandasnya. Warga dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang sifatnya dapat membuat warga manjadi panik.
(gik/gik)











































