Delapan Desa di Malang Siaga Letusan Gunung Kelud

Delapan Desa di Malang Siaga Letusan Gunung Kelud

- detikNews
Rabu, 10 Okt 2007 13:53 WIB
Malang - Sedikitnya delapan desa di kecamatan Ngantang dan Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur dinyatakan siaga dampak letusan Gunung Kelud. Delapan desa itu antara lain lima desa di Kecamatan Ngantang yaitu Ngantru, Pandan Sari, Pager Sari, Sidodadi, dan Bantu Rejo. Sedangkan tiga desa lainnya masuk wilayah Kecamatan Kasembon yaitu Bayem, Pondok Agung dan Sukosari. "Petugas perlindungan masyarakat (linmas) disiagakan 24 jam. Bahkan, selama Idul Fitri mereka dilarang libur," kata Kepala Bidang Linmas, Dinas Kesatuan, Kebangsaan, dan Perlindungan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Malang, Jatim, Sidik Arjowijono, Rabu (10/10/2007). Sidik menjelaskan, Pemkab Malang sudah menyampaikan himbauan agar meningkatkan kewaspadaan kepada warga sejak aktivitas Gunung Kelud meningkat akhir-akhir ini.Pihaknya juga sudah bekerjasama dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk mendirikan posko siaga bencana. Masing-masing desa minimal didirikan satu posko dengan dua petugas Linmas yang berjaga 24 jam. Dia menjelaskan, delapan desa di Kabupaten Malang itu wilayahnya paling dekat dengan Gunung Kelud, sehingga dinyatakan paling rawan terkena dampak letusan. Jarak antar desa dengan gunung itu sekitar 10 kilometer hingga 15 kilometer. "Petugas disiagakan 24 jam untuk mengantisipasi luapan material vulkanik dan semburan gas beracun akibat bencana alam gunung meletus," tegasnya. Pantauan petugas di dua kecamatan itu relatif tenang. Warga menjalankan aktivitas seperti biasa dengan bertani di perkebunan kentang, kubis, dan wortel. "Tidak terjadi kepanikan. Namun demikian kami tegaskan kembali agar warga waspada," ujar Sidik. Sejauh ini, lanjutnya, petugas Linmas sudah menyiapkan kelengkapan peralatan untuk evakuasi bagi warga. Bahkan, area pengungsian juga sudah disiapkan bilasewaktu-waktu Gunung Kelud meletus. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait