Rem Blong, Truk Semangka Terguling di Gunung Gumitir
Selasa, 09 Okt 2007 16:53 WIB
Banyuwangi - Jalur Jember-Banyuwangi di kawasan Gunung Gumitir Kecamatan Silo Kabupaten Jember menelan korban. Sebuah truk pengangkut semangka yang dikendarai Sugeng Suyanto (36) bersama keneknya, Sunaryo (40) terguling di tikungan Mrawan kilometer 30 kawasan tersebut, Selasa (9/10/2007).Meski truk bernomor polisi DR 8021 K itu terbalik dengan roda di atas, sopir dan keneknya selamat. Namun 10 ton semangka tumpah dari bak dan tidak sedikit yang pecah.Tergulingnya truk tersebut diakibatkan rem mobil tersebut blong. Menurut penuturan sang sopir, Sugeng, ketika tiba di tikungan tersebut remnya blong. "Karena jalannya turun dan menikung maka akan mengeremnya. Tetapi tiba-tiba rem-nya blong. Saya berusaha menyelamatkan diri dengan membanting setir ke kiri ke arah jurang yang tidak terlalu dalam. Karena kalau banting setir ke kanan ada tiga mobil dari arah depan, pasti habis semua," kaata Sugeng. Dirinya berpikiran jika dibanting ke arah kiri maka kemungkinan terjadi korban jiwa kecil. Perkiraan Sugeng benar, meski truknya terbalik dan isinya tumpah ruah, dirinya dan Sunaryo selamat. "Saya pikir kakak saya (Sunaryo) tidak selamat karena ada pohon besar di sisi kiri. Untunglah semua selamat hanya jempol kaki saya terluka sedikit," kata warga Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi itu.Truk tersebut seharusnya hanya berkapasitas muat 6 - 7 ton. Namun pada saat peristiwa itu terjadi, truk tersebut mengangkut 10 ton semangka dari Banyuwangi yang akan dikirim ke Yogyakarta."Saya tidak tahu muatannya, orang yang punya barang ngasihnya segitu," kata Sugeng. Karena berisikan semangka, tidak sedikit semangka yang tumpah di jalanan diambil para pekerja kebun di sekitar lokasi ataupun para peminta uang yang banyak "beroperasi" di pinggir jalan di kawasan tersebut. Polisi akan mengevakuasi truk tersebut dengan alat berat (eskavator) yang ditempatkan di pos pengamanan lebaran Garahan, yang terletak sekitar 500 meter dari lokasi.Jalur Gunung Gumitir merupakan salah satu jalur yang harus diwaspadai oleh para pemakai jalan. "Terutama pada saat lebaran seperti pada saat ini. Apalagi daerah ini juga sering terjadi hujan, jalanan licin dan berkelok sehingga pengendara harus lebih berhati-hati," kata pengawas di pos Garahan, Iptu Kukuh S Kurniawan. Dia menyarankan agar para pengendara memeriksa kondisi kendaraannya sebelum bepergian.
(mar/mar)











































