Pengiriman Paket dari TKI ke Jember Meningkat
Senin, 08 Okt 2007 17:32 WIB
Jember - Menjelang Lebaran jumlah kiriman paket melalui Kantor Pos Jember meningkat hingga 40 persen. Begitu juga dengan paket dari luar negeri yang menggunakan jasa kantor pos. Peningkatan paket dari luar negeri mencapai dua kali lipat dari hari-hari biasa. Menurut Kepala Bagian Operasional PT Pos Indonesia Jember, Edwin, kenaikan paket dalam negeri mencapai 40 persen. "Biasanya 2 hari sekali 150 kantong saat ini sehari mencapai 70-100 kantong," kata Edwin, Senin (8/10/2007). Para pengirim paket tersebut antara lain berasal dari Kalimantan, Maluku, dan Papua. "Kebanyakan isi paketnya pakaian dan makanan kering untuk hari raya nanti," lanjutnya.Karena banyaknya kiriman, lima armada yang dimiliki Kantor Pos Jember dikerahkan seluruhnya. Dalam hari-hari biasa hanya empat armada yang dikerahkan yakni satu untuk armada paket barang dan tiga untuk surat. "Sekarang lima, semuanya kita optimalkan. Tetapi kita tetap minta maaf kalau ada pengiriman yang telat," tegas Edwin. Sedangkan untuk pengiriman paket dari luar negeri, menurut Kepala Bagina Bea dan Cukai PT Pos Indonesia Jember, Mahmudi, juga ada peningkatan. "Kalau hari biasa kiriman dari luar negeri, kebanyakan TKI, hanya 75 kantong per hari, namun sejak puasa meningkat. Apalagi dua minggu sebelum Lebaran mencapai 150 kantong per hari," katanya. Kiriman paket melalui Kantor Pos sebagian besar dari TKI yang bekerja di Malaysia, kemudian diikuti Korea, Hongkong dan Taiwan. "Kebanyakan isi paket itu adalah pakaian untuk keluarga maupun milik TKI sendiri yang akan pulang ke tanah air," lanjut Mahmudi. Tujuan paket dari LN tersebut antara lain ke Kecamatan Ambulu, Tempurejo dan Mumbulsari.
(mar/mar)











































