Rumah Dinas Pegawai Bea dan Cukai Dieksekusi

Rumah Dinas Pegawai Bea dan Cukai Dieksekusi

- detikNews
Senin, 08 Okt 2007 15:05 WIB
Malang - Rumah dinas tipe A3 Malang milik pegawai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) dibongkar paksa petugas dari Kordinator dan Pelaksana Administrasi Keuangan serta Rumah Tangga KPPBC Tipe A3 Malang, Jawa Timur."Petugas sudah berkali-kali melakukan pendekatan secara baik-baik kepada penghuni rumah serta memberikan teguran dan pemberitahuan," kata Korlak Administrasi dan Keuangan KPPBC Tipe A3 Malang, Dewi Purwati, kepada wartawan, Senin (8/10/2007).Dua rumah tersebut masing masing beralamat di Jalan Surabaya Dalam yang dihuni Aiptu Meru Priadi, dan Jalan Jakarta 66, yang dihuni Imam Ahmadi dan Imam Santoso. Selain itu Aiptu Meru Priadi adalah anak dari Saad mantan pegawai KPPBC Tipe A3 Malang yang tinggal di Jalan Surabaya Dalam No 2. Saat pensiun sejak tahun 1983 dan sudah meninggal dunia sekitar dua tahun lalu, kini rumah tersebut dihuni putranya, Meru bersama keluarganya.Menurutnya, rumah di Jalan Surabaya dalam No 2 dan Jalan Jakarta 66 tersebut yang menghuni sekarang adalah putra dari pegawai KPPBC tipe A3 Malang yang sudah pensiun dan meninggal dunia, sehingga penghuninya sekarang yang merupakan anak-anaknya tersebut tidak berhak menempati rumah dinas tersebut."Setiap tahun kami berikan surat peringatan kepada penghuni, bahkan kami mau memberikan uang tali asih sebesar Rp 10 juta, tapi penghuninya tidak mau dengan alasan masih belum mempunyai rumah untuk pindah," ujar Dewi.Berdasarkan SPK No: S-048/WBC.12/KP.01/PPBC/2007 untuk kepentingan dinas akan direnovasi atau dikosongkan pada tanggal 8 Oktober 2007 segera dikosongkan. Namun dari pihak penghuni tersebut belum juga mengosongkan rumah tersebut, sehingga petugas membongkar paksa dan mengeluarkan semua perabotan yang berada di luar rumah. Selama dilakukan pembongkaran, yang berada di dalam rumah hanya pembantu Meru Priadi dan tiga anaknya, Adam dan 2 anak kembar Meru yang masih berumur 1 tahun Anansa dan Ananta yang dijaga Susi, bude kedua bayi tersebut. (mar/mar)
Berita Terkait